Libur Tahun Baru di Surabaya, THP Kenjeran Jadi Pilihan Murah dan Seru untuk Keluarga
Liburan Tahun Baru 2026 dimanfaatkan banyak warga untuk berwisata di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- THP Kenjeran Surabaya dipadati pengunjung pada libur Tahun Baru 2026, dengan perkiraan sekitar 5.000 orang pada 1 Januari, menikmati berbagai aktivitas seperti bermain pasir, layangan, dan hiburan.
- Tiket masuk terjangkau (Rp10–15 ribu), fasilitas seperti toilet gratis disediakan, dan harga makanan relatif wajar, meski ada keluhan kecil soal tekanan air di kran.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Liburan Tahun Baru 2026 dimanfaatkan banyak warga untuk berwisata di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. Pantai yang terletak di pinggir Kota Surabaya ini dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga atau kerabat, dengan berbagai aktivitas mulai dari bermain pasir, duduk santai menikmati hembusan angin laut.
Satria, warga asal Manukan yang membawa 15 anggota keluarganya dari Pacet, Mojokerto, berangkat menggunakan mobil dan memilih THP Kenjeran karena biayanya terjangkau. Sesampainya di lokasi, mereka langsung bermain layangan bersama anaknya.
"Kalau pergi ke mal sudah sering dan mulai terasa bosan, jadi kami ingin merasakan suasana baru. Kenjeran memang sudah lama dikenal sebagai tempat wisata, tapi tetap menarik untuk dikunjungi dan harganya juga murah. Cuma dengan Rp10 ribu saja, kami sudah bisa dapat layangan sama benangnya," ujar Satria.
Keluarga lain, Yulanda dari Sidoarjo juga memilih THP Kenjeran untuk menghabiskan liburannya. Ia membawa tikar dari rumah dan menempati area depan panggung orkes dangdut bersama keluarga, sambil menyantap berbagai bontotan masakan yang dibawa dari rumah.
"Tiket masuknya cuma Rp15 ribu, sangat murah. Kalau pun ingin membeli makanan di sini, harganya masih tergolong wajar, dan toilet juga bisa digunakan secara gratis. Jadi liburan di sini tidak membuat kantong kita mengeluarkan banyak biaya, cuma kebersihan toilet lebih diperhatikan, masa air yang keluar dari kran sangat pelan," keluh Yulanda.
Ipda Tonny Ariesandy, Kanit Binmas Polsek Kenjeran, menyampaikan bahwa kawasan Kenjeran mulai ramai dikunjungi sejak menjelang Natal, tepatnya pada tanggal 24 Desember. Selain kawasan pantai, titik keramaian juga terjadi di beberapa ikon Kota Surabaya lainnya, seperti Jembatan Suroboyo dan Taman Suroboyo.
"Dari pengalaman tahun ke tahun, tanggal 1 Januari biasanya menjadi puncak keramaian. Pada tahun ini, diperkirakan sekitar 5.000 pengunjung masuk ke THP Kenjeran pada hari pertama tahun baru 2026," terangnya.
Baca juga: Okupansi Hotel di Batu Lesu Saat Malam Tahun Baru, Wisatawan Pilih Menginap Vila dan Rumah Teman
Di lokasi, pedagang makanan tampak sibuk melayani pengunjung. Termasuk nelayan yang menyediakan jasa sewa kapal untuk pergi ke Pantai Pasir. Aparat keamanan bekerja ekstra keras. Personel dari Polsek, Polres, Polairud, TNI, Satpol PP, dan Dishub tampak saling menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
"Kami membagi tugas secara terstruktur. Dishub mengatur kelancaran parkir, BPBD siap siaga menghadapi kemungkinan bencana, dan pihak kepolisian mengawasi agar tidak ada kejadian kejahatan seperti pencopetan. Alhamdulillah, hingga puncak liburan tidak ada kejadian menonjol yang terjadi," ujar Ipda Tonny. Ia juga menambahkan bahwa kasus yang kerap ditemui adalah anak-anak yang terpisah dari orang tuanya.
"Jika ada anak yang lepas pengawasan, kami akan mengumumkannya melalui sistem siaran, dan orang tua bisa langsung menjemputnya di kantor informasi yang telah disediakan," jelasnya.
Harry Purwoto, Koordinator Kebersihan dan Keamanan THP Kenjeran, mengatakan bahwa lonjakan jumlah pengunjung terjadi sejak tanggal 24 Desember lalu, dan terus meningkat hingga menjelang akhir tahun serta awal tahun baru. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa Kenjeran tetap menjadi ikon wisata yang layak untuk dikunjungi oleh masyarakat.
"Kami terus berupaya memperbaiki berbagai fasilitas, mulai dari wahana permainan anak-anak, panggung hiburan, toilet yang dapat digunakan secara gratis, hingga menjaga agar harga makanan tetap wajar. Semua ini kami lakukan agar masyarakat tetap tertarik untuk datang berkunjung," tandasnya.
Baca juga: 6,5 Juta Wisatawan Kunjungi Jawa Timur Selama Libur Nataru, KBS Jadi Favorit
| Bukayo Saka Balas Ejekan usai Arsenal Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun: Sekarang Mereka Diam |
|
|---|
| Viral Pembantu Rumah Tangga di Surabaya Dilaporkan Majikan, Diduga Curi Emas Batangan Puluhan Juta |
|
|---|
| Mengenal Sinus, Kupu-Kupu di Wajah yang Penting untuk Pernapasan |
|
|---|
| Sidang Kasus Perusakan Rumah, Nenek Elina Ungkap Fakta: Saya Dilarang Masuk Anak Buahnya Samuel |
|
|---|
| Peringatan Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Literasi Digital dan AI untuk Generasi Muda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Lonjakan-wisatawan-terjadi-Taman-Hiburan-Pantai-Kenjeran-di-awal-tahun-baru-2026.jpg)