18 Titik di Surabaya Tergenang Air hingga Setengah Meter, DPKP Lakukan Penyedotan
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, terdapat 18 lokasi yang mengalami genangan usai hujan lebat melanda.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah kawasan di Surabaya, Jawa Timur, tergenang air setelah hujan deras melanda pada Minggu (4/1/2026) sore hingga malam hari.
Ketinggian bervariasi mulai 10 cm hingga 50 cm.
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, terdapat 18 lokasi yang mengalami genangan.
Di masing-masing titik, DPKP turut menurunkan sejumlah armada untuk melakukan penyedotan.
Titik genangan tersebut di antaranya meliputi Jalan Raya Dukuh Kupang Baru, Rungkut Mejoyo Selatan, Simo Kalangan, Ketintang Telkom, Dukuh Kupang Timur, Tengger Kandangan, Jalan Gadung, kawasan Pandugo Baru depan RS EC, Ngagel Rejo, Simo Hilir dekat bozem, Tanjungsari dan Simorejosari, Teluk Betung, Tenggilis Mejoyo depan SMAN 14, Simo Gunung, Wisma Sejahtera Jambangan, hingga area RS Ewa Pangalila.
Pantauan lanjutan juga dilakukan di berbagai ruas jalan dan fasilitas umum. Di antaranya, Jalan Margorejo dengan genangan sekitar 10 centimeter, RSIA Kendangsari dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 30 centimeter, RS Ubaya, Jalan Purimas, kawasan Putat Jaya, Kupang Baru, Gayungsari Barat, hingga Simo Hilir yang sempat tergenang hingga sekitar 60 centimeter.
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengatakan, percepatan penanganan banjir dilakukan dengan mengerahkan kekuatan maksimal armada dan personel.
Sebanyak 97 unit kendaraan yang dimiliki DPKP Surabaya dikerahkan.
Sebanyak 30 unit di antaranya memiliki kemampuan khusus untuk melakukan penyedotan genangan air.
"Sejak pukul 16.00 WIB, petugas kami bergerak melakukan pantauan dan penyedotan genangan di sejumlah wilayah. Pergerakan armada bersifat dinamis, disesuaikan dengan kondisi lapangan dan laporan masyarakat,” ujar Laksita Rini, Senin (5/1/2026).
Baca juga: Banjir Rendam Puluhan Hektare Sawah di Desa Ngampel Ponorogo, Petani Khawatir Gagal Panen
Armada dikerahkan untuk menyedot genangan di berbagai titik dengan dibantu armada dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unit dari berbagai pos, termasuk Pos Kalirungkut, Gunung Anyar, Jambangan, Grudo, Pakis TVRI, Margomulyo, serta dukungan armada DLH dan peralatan darurat BPBD Surabaya,” terangnya.
Laksita Rini mengungkapkan, di tengah fokus penanganan banjir, petugas Damkar juga harus menangani enam kejadian kebakaran yang terjadi hampir bersamaan di beberapa lokasi.
Kondisi tersebut sempat menjadi tantangan, namun seluruh kejadian dapat ditangani berkat koordinasi cepat antarpos.
banjir di Surabaya
Laksita Rini
Dedik Irianto
Medokan Asri
Surabaya
TribunJatim.com
Berita Surabaya Terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Fakta Janji 10 Rumah dan Emas Satu Karung ke Nenek Elina, Ormas Madas Sebut Hanya Luapkan Emosi |
|
|---|
| Lagi-lagi Gresik United Dikalahkan Perseden Denpasar, Tren Positif Terhenti |
|
|---|
| Ayah Farel Prayoga Bantah Tudingan Tilep Uang Anak Rp10 M, Tantang Manajemen Ungkap Bukti |
|
|---|
| Persipura Jayapura vs Deltras FC 1-0 Putus Tren Kemenangan The Lobster, Widodo: Kurang Maksimal |
|
|---|
| Polres Nganjuk Amankan 933 Tersangka Kasus Tipiring, Sita 2.700 Liter Miras Sepanjang Tahun 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/banjir-di-surabaya-Hujan-deras-di-sejumlah-kawasan-Surabaya-sebabkan-genangan-di-surabaya.jpg)