Anggota DPRD Tagih Pemkot Surabaya Soal Kereta Gantung di Suramadu
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron, menagih realisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya soal proyek kereta gantung di Suramadu
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD Surabaya Buchori Imron menagih realisasi Pemkot untuk mengembangkan potensi wisata laut Surabaya, termasuk proyek kereta gantung
- Proyek kereta gantung di kawasan Suramadu sebelumnya hampir terealisasi dengan tiang pancang dan unit kereta dari China, tapi akhirnya batal.
- Buchori mendorong Pemkot serius memanfaatkan wilayah pesisir Surabaya Utara dan Timur, termasuk Pantai Kenjeran, Jembatan Suroboyo, dan Sentra Ikan Bulak, agar ekonomi lokal bisa bergerak optimal.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron, menagih realisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengembangkan potensi laut untuk destinasi wisata. Ia menyoroti proyek kereta gantung di Suramadu yang nyaris terwujud namun gagal akibat pandemi Covid-19.
"Semua sudah senang saat salah satu BUMN menyanggupi merealisasikan kereta gantung di Suramadu. Bisa merasakan sensasi serunya menikmati pantau Surabaya dari ketinggian. Tapi gagal," kata Buchori, Rabu (3/2/2026).
Padahal tiang pancang sudah disiapkan. Hingga unit kereta gantung juga sudah dipesan dari China. Namun semua gagal. Kereta gantung ini dikerjakan oleh PP Properti (BUMN).
Impian warga untuk menikmati Suramadu dari ketinggian hingga Pantai Kenjeran dan Jembatan Suroboyo harus dipendam. Namun impian kedua itu dimungkinkan masih ada.
Asal Pemkot serius mengembangkan potensi pesisir Surabaya menjadi destinasi wisata. Punya komitmen kuat untuk merealisasikannya. Bisa dengan APBD atau non APBD.
Buchori yang wakil rakyat dari PPP itu mendesak agar Pemkot Surabaya lebih serius mengoptimalkan potensi wilayah pesisir Surabaya. "Diperluas rute kereta gantungnya hingga wisata mangrove Surabaya," kata Buchori.
Dia menyayangkan karena ada rencana proyek kereta gantung itu, sejumlah warga di lokasi Tambak Wedi juga sudah kena gusur. Ternyata gagal. Tidak ada kelanjutannya.
Baca juga: Surabaya Gagal Bangun Kereta Gantung di Atas Kawasan Suramadu, Padahal Semua Material sudah Siap
Dia mengingatkan Pemkot agar konsisten dalam pengembangan wisata. Wilayah pesisir Surabaya, Surabaya Utara hingga Surabaya Timur membentang laut. Wilayah ini bahkan sudah diploting untuk destinasi wisata perairan.
Jangan salahkan jika warga pesisir sampai saat ini masih belum bisa maju. Sebab wilayah pesisir juga belum digarap optimal. Daerah pesisir juga sulit maju karena supporting infrastruktur dan pengembangan belum maksimal.
Banyak potensi yang bisa dikembangkan di pesisir Surabaya untuk wisata. Dengan keberadaan Pantai Kenjeran, Jembatan Suroboyo, dan Sentra Ikan Bulak belum memberi manfaat nyata bagi warga.
Ekonomi juga belum optimal bergerak sesuai harapan. Buchori mendesak agar Pemkot totalitas dan serius menggarap wilayah pesisir menjadi destinasi wisata perairan.
"Saya meyakini bisa Surabaya jadi jujugan wisata. Bukan hanya tempat singgah lalu menikmati wisata di Banyuwangi atau Malang," kata Buchori.
Pemkot sendiri dikatakan mempunyai lahan di tepian pantai. Dengan luasan mencapai hektaran. Salah satunya di Tambakwedi yang berhadapan langsung dengan laut. Begitu juga di Bulak Banteng.
"Semua bisa dioptimalkan untuk wisata agar tidak jadi lahan tidur. Kita mendorong pengembangan kawasan pesisir untuk wisata berkelas tidak hanya di tataran konsep," kata Buchori.
| Klaim JHT dan JKP Naik Drastis, Anggota DPR RI Minta Mitigasi Risiko Keuangan |
|
|---|
| Lirik dan Terjemahan Lagu Hit The Wall - Gracie Abrams, I'm Not a Problem You Can Solve |
|
|---|
| Manakah yang Didahulukan, Kurban atau Aqiqah? ini Penjelasan Menurut Para Ulama |
|
|---|
| Daftar Hukuman Pelanggar Aturan Haji 2026, Nekat Berhaji secara Ilegal Denda Rp93 Juta |
|
|---|
| Bermodal Mesin Rakitan Sendiri, Kisah Herno Warga Trenggalek Sukses Produksi Tusuk Sate dan Sempol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-Jembatan-Suramadu.jpg)