Percepat Pemenuhan Dokter Spesialis, Kemdiktisaintek Luncurkan 9 Program PPDS di 3 Kampus Surabaya

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI mewujudkan percepatan pemenuhan dokter spesialis dengan memberikan izin

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Sudarma Adi
TribunJatim.com/Sulvi Sofiana
PELUNCURAN - Tiga fakultas kedokteran di Surabaya resmi meluncurkan program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (20/2/2026). Peluncuran tersebut dihadiri para ketua yayasan, rektor, dan dekan dari tiga perguruan tinggi, serta dekan fakultas kedokteran pembina. 

Ringkasan Berita:
  • Acara: Peluncuran serentak 9 Program PPDS baru di Surabaya.
  • Lokasi: Kampus B Unusa, Surabaya (Sabtu, 21 Februari 2026).
  • Institusi Terlibat: Unusa, Universitas Ciputra, dan Universitas Hang Tuah.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI mewujudkan percepatan pemenuhan dokter spesialis dengan memberikan izin pada tiga Perguruan tinggi swasta untuk membuka program pendidikan dokter spesialis (PPDS).

Tiga perguruan tinggi yang terlibat yakni Fakultas Kedokteran Unusa dengan dua program PPDS, Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya dengan dua program, serta Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya dengan lima program.

Secara keseluruhan, terdapat sembilan program PPDS baru yang mencakup berbagai bidang strategis yang diluncurkan di Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (20/2/2026).

Baca juga: Tegar Kuliah Gratis di Kedokteran UGM dengan IPK Sempurna Meski Tanpa Orang Tua, Kakek Nenek Berjasa

Strategi Distribusi: Mengatasi Ketimpangan Luar Jawa

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Khairul Munadi menegaskan bahwa pemerintah melalui arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah membentuk tim percepatan untuk pemenuhan program PPDS baru di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah telah menghasilkan sekitar 160 program PPDS baru yang tersebar di berbagai daerah, termasuk wilayah yang sebelumnya belum pernah memiliki PPDS.

“Melalui arahan Menteri, kami membentuk tim percepatan untuk pemenuhan program PPDS baru ini. Alhamdulillah sampai hari ini kita sudah menghasilkan sekitar 160 program PPDS baru yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk beberapa daerah yang baru pertama kali membuka program spesialis,” ujarnya.

Menurut Khairul, pengembangan program PPDS dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sektor kesehatan.

Ia juga menekankan semakin luasnya keterlibatan perguruan tinggi swasta dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis.

“Penguatan kemitraan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai stakeholder, sehingga banyak program PPDS kini dibuka di perguruan tinggi swasta,” katanya.

Ia menjelaskan, pemerintah juga berkoordinasi dengan sektor kesehatan untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan selaras dengan kebutuhan layanan medis di lapangan. 

“Sejak awal peserta didik sudah ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan yang ada di daerah atau rumah sakit, sehingga ketika menyelesaikan pendidikan sudah jelas peruntukannya,” jelasnya.

Selain itu, program percepatan PPDS diharapkan memperkuat interaksi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memetakan kebutuhan tenaga medis, sehingga kekosongan layanan kesehatan di berbagai wilayah dapat segera terisi.

“Walaupun akselerasi, mutu dan kualitas harus dikedepankan karena menyangkut keselamatan pasien dan nyawa manusia. Karena itu akan ada monitoring dan evaluasi serta penguatan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, program PPDS baru juga mendapat pembinaan dari universitas mitra yang telah lebih dulu memiliki pengalaman dalam pendidikan spesialis.

Baca juga: Anak Driver Ojol Lolos Beasiswa Kedokteran UMY, Orangtua Tak Menyangka: Doa Tembus Langit

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved