Breaking News

Cara Agar Anak Tidak Rewel Saat Sahur, Pengamat Sebut ada Peran Orang Tua

Drama ketika waktu sahur sering dialami, mulai dari anak sulit bangun, tak mau makan hingga Gerakan Tutup Mulut dan Mata (GTMM).

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Torik Aqua
Tribunnews.com
SAHUR - Ilustrasi suasana sahur Ramadan. Cara agar anak mudah untuk bangun sahur Ramadan. 

Ringkasan Berita:
  1. Anak rewel saat sahur dipicu pola tidur larut malam.
  2. Pemahaman manfaat sahur meningkatkan motivasi anak.
  3. Dukungan, menu favorit, dan kebersamaan bikin sahur lebih nyaman.

 

TRIBUNJATIM.COM - Anak sulit bangun sahur saat Ramadan menjadi tantangan tersendiri untuk orang tua.

Drama ketika waktu sahur sering dialami, mulai dari anak sulit bangun, tak mau makan hingga Gerakan Tutup Mulut dan Mata (GTMM).

Sebenarnya ada hal yang bisa membuat drama itu berkurang.

Kuncinya adalah pada pola tidur dan dukungan dari orang tua.

Baca juga: Heboh Video Joget Sound Horeg Saat Sahur On The Road di Jombang, Sekdes Angkat Bicara

Hal itu dijelaskan oleh Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Elmi Tri Yuliandari.

Menurut Elmi, anak yang tidur terlalu larut malam akan kesulitan bangun dan cenderung rewel ketika sahur.

Karena itu, orang tua perlu memastikan anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, baik tidur malam maupun tidur siang.

“Jangan sampai si kecil tidur terlalu larut malam. Hal ini akan membuat anak susah bangun ketika waktunya makan sahur. Orang tua juga sebaiknya membangunkan anak setidaknya 30 menit sebelum imsak agar anak lebih siap dan tidak terburu-buru,” ujarnya, Selasa (24/2/25).

Selain memperbaiki pola tidur, Elmi menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada anak tentang makna dan manfaat sahur.

Penjelasan sederhana mengenai fungsi sahur sebagai sumber energi selama berpuasa dapat membantu anak lebih termotivasi.

“Berikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami anak. Sampaikan bahwa sahur membantu mereka tetap kuat dan bersemangat saat beraktivitas di pagi hingga siang hari,” jelasnya.

Ia juga menyarankan orang tua untuk melibatkan anak dalam menentukan menu sahur.

Dengan menyiapkan makanan favorit anak yang tetap memperhatikan kandungan gizi, nafsu makan anak akan meningkat dan suasana sahur menjadi lebih menyenangkan.

“Komunikasikan sebelum tidur, tanyakan menu apa yang diinginkan. Hal ini bisa membuat anak lebih semangat saat dibangunkan,” tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved