Berita Surabaya

Tak Diterima Diklakson, Viral Pengendara Mobil di Kota Surabaya Terlibat Adu Mulut

Insiden menegangkan dialami seorang perempuan bernama Kiki Purwitasari, saat melintas di Jalan Raya Dr Ir H Soekarno, Kota Surabaya.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
ADU MULUT - Detik detik insiden adu mulut yang dialami Kiki Purwitasari, saat melintas di Jalan Raya Dr Ir H Soekarno, Kota Surabaya Jumat malam (17/4/2026). Wanita berusia 38 tahun tersebut mengaku mengendarai mobil miliknya berada di jalur kiri. Namun secara tiba-tiba sebuah kendaraan lain memotong jalur dari kanan ke kiri tanpa menggunakan lampu sein. 

 

Ringkasan Berita:
  • Video adu mulut pengendara mobil di Surabaya viral setelah insiden di Jalan Ir Soekarno (MERR).
  • Peristiwa dipicu manuver kendaraan pelaku yang memotong jalur tanpa lampu sein
  • Korban melaporkan kejadian ke polisi dan mendapat pendampingan dari Polsek Sukolilo.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Insiden menegangkan dialami seorang perempuan bernama Kiki Purwitasari, saat melintas di Jalan Raya Dr Ir H Soekarno, Kota Surabaya.

Wanita berusia 38 tahun tersebut terlibat perselisihan, Jumat (17/4/2026) dengan pengguna jalan lain. Kejadian tersebut ia rekam dan diunggah dalam sebuah video, hingga viral di media sosial.

Dalam video yang berdurasi 2 menit 13 detik, peristiwa itu terjadi ketika kondisi cuaca tengah hujan, sekitar pukul 22.10 WIB. Pelaku terlihat mengejar hingga menghadang mobil korban di tengah jalan. 

Pelaku yang berjumlah 2 orang tiba tiba mendatangi mobil korban. Salah satu diantaranya melakukan tindakan anarkis terhadap mobil korban. Aksi ini sempat memicu kemacetan di ruas jalan yang sebelumnya lengang.

Dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, Sabtu (25/4/2026) Kiki membenarkan adanya video viral tersebut. Ia juga menuturkan, saat itu mobil pelaku memotong jalur secara tiba-tiba dan tanpa menyalakan lampu sein.

“Saya dari tempat padel Semolowaru, ke arah Ir Soekarno Merr, arah Bale Hinggil. Lalu lintas saat itu terpantau ramai lancar,” tutur Kiki.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Surabaya, Pengendara Mio Tewas Usai Tabrakan dengan Truk di Margomulyo

Dirinya mengaku mengendarai mobil miliknya berada di jalur kiri. Namun secara tiba-tiba sebuah kendaraan lain memotong jalur dari kanan ke kiri tanpa menggunakan lampu sein.

Menanggapi tindakan berbahaya tersebut, lanjut Kiki, secara refleks membunyikan klakson sebagai peringatan. 

Dia kemudian melanjutkan perjalanan dengan mendahului kendaraan tersebut melalui jalur kanan. 

“Pengendara kendaraan milik pelaku diduga tidak terima dan mulai melakukan pengejaran.Pelaku mengejar lalu berhasil menghadang mobil saya di tengah jalan,” bebernya.

“Pelaku berjumlah 2 orang dan salah satunya terhuyung huyung melakukan tindakan pemukulan bodi mobil saya. Saya telah berupaya memberikan penjelasan bahwa tindakan klakson tersebut merupakan respons atas manuver tanpa lampu sein, pelaku tetap melakukan aksi provokatif,” imbuh Kiki.

Korban sempat menyarankan untuk mengecek rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi pertokoan sepanjang jalan MERR, guna membuktikan kronologi awal.

“Saya sempat mencoba meminta bantuan melalui layanan darurat 112. Namun, upaya komunikasi terputus, yang diduga disebabkan oleh kendala sinyal akibat kondisi cuaca hujan di lokasi kejadian,” ucapnya.

Atas hal itu, Kiki membuat laporan kepada pihak kepolisian setempat lantaran merasa mengalami kondisi fisik dan mental pasca kejadian. 

“Setelah viral ada pendampingan dari Polsek Sukolilo,” tandas Kiki.

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved