Demo Sopir Truk di Surabaya

Kantor Pertamina di Jagir Surabaya Dikepung Ratusan Sopir Truk, Protes Barcode BBM hingga Tarif Tol

Lima truk tumpukan sound horeg dari massa aksi Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) mengepung gerbang pintu pagar Kantor PT Pertamina Patra Niaga

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Luhur Pambudi
Lima truk sound horeg dari massa aksi Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) mengepung gerbang pintu pagar Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Jalan Jagir Wonokromo, Jagir, Wonokromo Kota Surabaya, pada Rabu (29/4/2026) siang. 

 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan sopir truk dari GSJT mengepung kantor PT Pertamina Patra Niaga di Jagir Wonokromo, Surabaya, dengan ratusan kendaraan dan lima truk sound horeg.
  • Aksi menyebabkan penutupan total Jalan Jagir, mengganggu arus lalu lintas dari arah Ngagel dan Prapen.
  • Massa menuntut lima hal, termasuk penghapusan barcode BBM subsidi, penghentian kriminalisasi sopir, hingga penindakan mafia BBM.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lima truk tumpukan sound horeg dari massa aksi Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) mengepung gerbang pintu pagar Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Jalan Jagir Wonokromo, Jagir, Wonokromo Kota Surabaya, pada Rabu (29/4/2026) siang. 

Pantauan TribunJatim.com, sekitar rombongan ratusan orang massa aksi yang membawa sekitar 500 unit kendaraan jenis truk dan mobil penumpang tampak terparkir memenuhi jalanan depan kantor Pertamina. 

Bahkan, dua lajur jalan utama arah berlawanan tepat depan kantor pertamina, diubah bak tempat parkir luas khusus untuk truk massa aksi. 

Benar, dua lajur utama di Jalan Jagir tersebut, telah diblokade oleh massa aksi GSJT. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak siang dan berlangsung hingga pukul 16.27 WIB. 

Sehingga, arus lalu lintas kendaraan dari sisi utara Jalan Ngagel dan arah selatan Jalan Prapen, ditutup total. 

Terpantau beberapa orang massa aksi sempat menggoyang-ngoyangkan pagar besi berwarna hitam tepat di pintu gerbang halaman kantor pertamina. 

Momen tersebut berlangsung beberapa kali. Namun, situasi kembali mereda setelah para orator menghimbau untuk tetap kondusif selama menunggu kepastian ada tidaknya sesi audiensi bersama para pentinggi atau perwakilan pejabat pertamina. 

Bahkan, beberapa orang massa aksi tampak merobohkan barikade besi yang dipasang membatasi pintu pagar halaman kantor dan jalanan raya utama di depannya. 

Namun, sama halnya dengan aksi serupa di awal, massa aksi malah mendirikan kembali barikade besi berbentuk segitiga itu, sesuai dengan posisi dan tata letak asalnya. 

Baca juga: Besok Ribuan Sopir Truk Jatim Geruduk Kantor dan Depo Pertamina di Surabaya, Ini 5 Tuntutan Mereka

Kemudian, terpantau peserta aksi juga memasang sebuah benda menyerupai keranda mayat berukuran besar, bertuliskan; Matinya Hati Nurani Pertamina. 

"Kita tidak akan pulang jika di sini kita tidak dapat keadilan," teriak orator melalui sound horeg yang menjadi kendaraan komando massa aksi. 

"Bro ojok aneh aneh niat kita baik, gak usah ngono iku, cukup sing goblok pertamina, wong ajange ngadu kok dicepaki tentara."

Ketua GSJT Jatim, Angga Firdiansyah mengakui jika pihaknya masih menunggu sinyal dan lampu hijau dari pihak pejabat Pertamina untuk menggelar audiensi dengan perwakilan massa aksi GSJT. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved