Terungkap Cara Joki UTBK di Surabaya Manipulasi Data Peserta, Sudah Luluskan 7 Mahasiswa

Dugaan praktik kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) berhasil dibongkar jajaran Polrestabes Surabaya.

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/tangkapan layar IG Luthfie. DAILY
JOKI UTBK - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menanyakan cara kerja pelaku Joki UTBK, di Mapolrestabes Surabaya. Dalam sebuah video yang diunggah Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan, melalui akun resmi luthfie.daily Selasa (5/3/2026), pelaku yang juga terlihat memakai baju tahanan, juga ikut menerangkan cara mengerjakan soal ujian, hingga manipulasi data peserta 

 

Ringkasan Berita:
  • Polisi membongkar praktik joki UTBK di Surabaya yang dilakukan secara terstruktur dan melibatkan sindikat.
  • Delapan pelaku diamankan, dengan modus manipulasi data peserta hingga pemalsuan identitas seperti KTP.
  • Barang bukti yang disita meliputi alat cetak KTP, blangko kosong, ponsel, stempel, dan laptop

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dugaan praktik kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) berhasil dibongkar jajaran Polrestabes Surabaya.

Kasus ini terungkap setelah polisi menemukan adanya sindikat joki ujian yang bekerja secara terstruktur.

Dalam sebuah video yang diunggah Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, melalui akun resmi luthfie.daily Selasa (5/3/2026), berbagai barang bukti ditampilkan dalam penanganan perkara tersebut.

Mulai dari alat pencetak KTP beserta puluhan blangko kosong, kemudian Handphone, stempel, hingga laptop yang digunakan pelaku melancarkan aksinya.

Tampak sejumlah petugas memaparkan modus pelaku secara terstruktur. Mulai dari manipulasi data peserta, aliran dana dari penampung terkumpul Rp300 juta, sampai proses pengaturan sistem ujian dilakukan.

Pelaku yang juga terlihat memakai baju tahanan, juga ikut menerangkan cara mengerjakan soal ujian. Diketahui pelaku berlatar belakang mahasiswa dari jurusan teknik mesin.

Dari pemaparan tersebut, Kombes Pol Luthfie menduga pelaku adalah pemain lama. Sebab, selain sudah meluluskan 7 mahasiswa, dari 2023 sampai 2026, praktik joki melibatkan banyak orang. Setidaknya ada 8 pelaku diamankan polisi.

“Ganti foto ini piye (Ganti foto ini gimana),” tanya Kombespol Luthfie kepada pelaku.

Baca juga: Pihak Kampus Syok Dokumen yang Ditunjukkan Joki UTBK di Unesa Mirip Asli, Pelaku Orang-orang Pintar

Pelaku selanjutnya menunjukkan cara kerja pergantian dokumen serta foto peserta ujian, di depan Kombes Pol Luthfie. 

“Nggak langsung jadi, ini berkali kali pak nyetak KTP sama daftar daftarnya,” tutur Pelaku.

Kombes Pol Luthfie juga menanyakan aksi pelaku selama mengerjakan semua proses, khususnya ketika cetak KTP, hanya dilakukan di rumahnya. 

Pelaku juga membenarkan jika percetakan identitas kependudukan seharusnya dilakukan oleh pihak berwenang di kantor kecamatan

“KTP itu mestinya nyetaknya dimana. Lho kok bikin di rumah. Kamu tahu kan kalau memang ada sindikat ini tahu dong. Nggak mungkin nggak tahu, minta stempel palsu minta KTP,” ucapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved