Kebakaran Tewaskan Nenek dan Cucu

Update Kebakaran Rumah di Banyu Urip Kidul yang Tewaskan Nenek dan Cucu, Penyebab Terkuak?

Anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya menyita sejumlah barang bukti dari dalam area bekas rumah yang terbakar di Jalan Banyu Kidul

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/YouTube Tribun Jatim Official
KEBAKARAN - Kebakaran rumah di Banyu Urip, Surabaya, menewaskan seorang nenek dan cucunya, Senin (25/5/2026) malam. Sang cucu diketahui sempat berusaha menyelamatkan neneknya sebelum akhirnya keduanya terjebak kobaran api. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di rumah di Banyu Urip, Sawahan, Surabaya (26/5/2026 dini hari) dan menewaskan dua korban, yaitu nenek SU (72) dan cucunya MARP (14). Polisi dari Inafis Polrestabes Surabaya bersama Labfor Polda Jatim menyita sejumlah barang bukti seperti baterai hangus, kabel, dan perangkat listrik.
  • Rumah tersebut diketahui memiliki usaha bengkel motor listrik di area teras yang juga berdekatan dengan penyimpanan tabung LPG. 

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya menyita sejumlah barang bukti dari dalam area bekas rumah yang terbakar di Jalan Banyu Kidul Gang Molin 2-B, RT 08, RW 04, Banyu Urip, Sawahan, Kota Surabaya, pada Selasa (26/5/2026) dini hari. 

Kebakaran tersebut mengakibatkan dua orang penghuninya tewas. Dua orang korban yang terjebak itu, merupakan nenek berinisial SU (72) dan cucunya, laki-laki berinisial MARP (14) berstatus pelajar kelas satu SMP sekolah negeri di Kota Surabaya

Kabarnya, kedua orang korban yang terjebak itu, berada di lokasi area yang berbeda, yakni sang nenek berada di kamar mandi sisi dalam rumah. Sedangkan, sang cucu diketahui terjebak di salah satu kamar kosan lantai dua rumah. 

Menurut warga AR (34), benda-benda tersebut terdiri dari bekas baterai yang kondisinya sudah hangus. Kemudian, perkakas peralatan paralel kelistrikan dan beberapa instalasi kabel yang kondisinya juga menghitam hangus terbakar. 

Baca juga: Pilu Cucu Meninggal saat Selamatkan Nenek yang Terjebak Kebakaran Akibat Ledakan LPG

Sejumlah benda tersebut sudah diambil olehnya petugas Polisi setelah melakukan olah TKP dan evakuasi terhadap jenazah kedua orang korban yang terjebak dalam kebakaran rumah tersebut, pada Selasa dini hari. 

"Polisi sudah membawa barang bukti yang bisa dibawa. Soalnya keadaannya sudah enggak bisa dibicarakan lagi. Tapi Polisi sudah sigap membawa yang bisa dibawa. Contohnya ya kayak baterai sama peralatan pararel dan kabel-kabel, itu dibawa," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com, di dekat lokasi, pada Selasa (26/5/2026) siang. 

AR menambahkan, orangtua Korban MARP atau ayah kandungnya berinisial DPA (43) membuka bengkel reparasi sepeda motor listrik rumahan di area teras rumah. 

Bengkel tersebut diketahui sudah beroperasi selama hampir dua tahun. Namun, selain bekerja sebagai penyedia jasa reparasi kendaraan motor listrik, DPA juga memiliki gerak showroom motor listrik di Kecamatan Benowo Kota Surabaya

"Ya biasanya dia mengerjakan sepeda itu malam. Kadang itu, Kalau hari-hari Weekend pun kadang dia pas dengan ada pelanggan yang datang ke dia, ya open. Kecuali kalau ada hajatan atau gimana dia mungkin sudah tutup. Kalau weekend pun hari besar pun kadang dia masih buka," katanya. 

Namun, selama mengoperasikan bengkel sepeda motor listrik tersebut, beberapa warga sudah sempat memberikan imbauan untuk senantiasa berhati-hati dan mengantisipasi potensi bahaya korsleting listrik

Apalagi, area bengkel motor listrik tersebut, berada satu area dengan tempat penyimpanan tabung gas elpiji untuk pasokan dagangan toko kelontong milik Korban SU di samping barat teras rumah. 

"Cuman warga itu sudah saling mengingatkan bahwa kalau paralel listrik atau berdekatan dengan elpiji juga kan, itu sangat berbahaya. Takutnya ada kenapa-kenapa, kenapa-kenapa, baterainya meledak atau gimana. Kan bisa langsung menyangkut ke elpiji. Beberapa warga sudah ada yang mengingatkan. Cuman ya gimana lagi seperti ini," pungkasnya. 

Sementara itu, Kapolsek Sawahan Polrestabes Surabaya Kompol Muljono mengatakan, penyelidikan atas kasus kebakaran yang memakan korban itu, dilakukan oleh Polrestabes Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved