Pintu Didobrak dari Luar, Warga Surabaya Kaget Temukan Jasad Pria Dalam Ruko
Masyarakat Jalan Blauran, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, dihebohkan dengan sesosok penemuan jenazah, Sabtu (30/5/2026) pukul 09.45 WIB.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Warga Jalan Blauran, Surabaya, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria lanjut usia di dalam ruko yang terkunci dari dalam.
- Petugas gabungan terpaksa membuka paksa pintu ruko setelah warga melaporkan bau busuk menyengat dari dalam bangunan.
- Korban berinisial CW (72) ditemukan meninggal dunia di atas kasur dan diduga telah meninggal sekitar enam hari sebelum ditemukan.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masyarakat Jalan Blauran, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, dihebohkan dengan sesosok penemuan jenazah, Sabtu (30/5/2026) sekira pukul 09.45 WIB.
Usai menerima laporan dari masyarakat, petugas gabungan mendatangi lokasi kejadian, di depan ruko nomor 41.
Petugas membuka paksa pintu ruko, dengan menggunakan linggis lantaran dalam posisi terkunci.
Kapolsek Genteng, Kompol Grandika Indera Waspada, menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dari Ketua RW, penemuan berawal dari warga sekitar, yang mencium bau busuk menyengat, sekitar jam 09.15 WIB.
“Setelah itu menghubungi kelurahan, kurang lebih 15 menit pihak kelurahan datang dan langsung melaporkan ke Polsek Genteng dan diteruskan ke Inafis Polrestabes Surabaya,” jelasnya.
Baca juga: Viral Pencuri Bermasker Satroni Rumah Kosong di Wonokusumo Surabaya, Matikan Lampu demi Hindari CCTV
Setelah pintu berhasil dibuka, kondisi jasad ditemukan dalam keadaan mengenaskan.
Tim selanjutnya melaksanakan Olah TKP.Hasilnya korban diketahui inisial CW, seorang laki laki berusia 72 tahun warga setempat.
“Korban ditemukan terlentang di atas kasur di kamar dalam kondisi mengeluarkan bau tidak sedap. Pintu ruko dalam kondisi terkunci dari dalam.Kondisi TKP terkunci terslot dari dalam dan gembok yang menyangkut namun tidak mengunci,” terangnya.
“Ditemukan makanan sisa ataupun baru yang belum sempat dimakan oleh korban, kemudian obat-obat milik korban, serta kwitansi rawat jalan atas nama korban, hingga alat komunikasi, maupun beberapa kunci di dalam,” imbuhnya.
Hasil pemeriksaan juga memastikan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dari pengakuan keluarga, korban meninggal dikarenakan memiliki riwayat sakit luka nyeri atau kram pada lambung dan usus
“Korban meninggal kurang lebih 6 hari di lihat dari korban terakhir kontrol tertanggal 24 Mei 2026 dan korban di temukan tidak bernyawa tanggal 30 Mei 2026,” urainya.
Berdasarkan keterangan saksi bahwa korban tinggal sendirian di ruko Jalan Blauran Nomor 41 Surabaya. Serta mengidap penyakit kurang lebih beberapa tahun ke belakang.
“Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasaan pada tubuh korban, namun untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban harus dilakukan visum luar dan visum dalam Autopsi di kamar mayat RSUD Dr. Sutomo Surabaya,” tandasnya
| KAI Daop 8 Surabaya Tegaskan Sanksi Blacklist Seumur Hidup bagi Pelaku Pelecehan Seksual |
|
|---|
| Golkar Jatim Gelar Nobar Final Liga Champions PSG vs Arsenal, Warga Diajak Meriahkan Kebersamaan |
|
|---|
| Sambut HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Sterilisasi 100 Kucing Lokal Gratis untuk Kendalikan Populasi |
|
|---|
| Haji 2026, Jadwal Kepulangan Jemaah Haji di Jatim, Tiba di Tanah Air Pada Malam Hari |
|
|---|
| Viral Pencuri Bermasker Satroni Rumah Kosong di Wonokusumo Surabaya, Matikan Lampu demi Hindari CCTV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Petugas-gabungan-mendobrak-pintu-ruko-usai-menerima-laporan-penemuan-jasad.jpg)