Meski Resah Harga Pertamax Naik, Warga Trenggalek Ada yang Optimistis Indonesia Bisa Sejahtera

Pengamatan di beberapa SPBU Kabupaten Trenggalek menunjukkan tidak ada antrian pembeli BBM Jenis Pertamax. 

Tayang:
Penulis: Madchan Jazuli | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Madchan Jazuli
ANTRIAN - Suasana SPBU Durenan di Trenggalek tidak ada antrian untuk BBM Jenis Pertamax 90, di saat harga naik menjadi Rp16.250 per liter, Rabu (10/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Atas kenaikan Pertamax, warga Kabupaten Trenggalek mengeluh dan ada juga yang optimistis Indonesia sejahtera.
  • Hanya ada hitungan jari pembeli Pertamax 90 di SPBU, baik sepeda motor maupun mobil.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Madchan Jazuli

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Harga BBM Non Subsidi yaitu Pertamax 90 resmi dinaikkan oleh Pertamina Rp16.250 dari harga sebelumnya Rp12.300.

Atas kenaikan ini, warga Kabupaten Trenggalek mengeluh dan ada juga yang optimistis Indonesia sejahtera.

Baca juga: Antrian Pembeli Pertamax di SPBU Ponorogo Terpantau Sepi, Pengendara Ramai Antre Beli Pertalite

Pengamatan di beberapa SPBU Kabupaten Trenggalek menunjukkan tidak ada antrian pembeli BBM Jenis Pertamax

Salah satunya di SPBU 54.663.01 Kecamatan Durenan, tidak ada antrian yang berarti.

Hanya ada hitungan jari pembeli Pertamax 90, baik sepeda motor maupun mobil.

Pembeli BBM Pertamax, Siti Aminah (65), mengeluh dengan adanya kenaikan tersebut.

Pasalnya, ia sudah terbiasa berlangganan menggunakan Pertamax.

"BBM naik, keluarga ya resah, biasanya belinya Rp20 ya Rp30 ribu begitu. Iya langganan Pertamax," ujar Siti Aminah sembari menata barang bawaannya usai mengisi BBM, Rabu (10/6/2026).

Dirinya mengaku alasan tetap menggunakan BBM Jenis Pertamax karena memang kualitasnya bagus.

Sehingga motor yang ia gunakan sehari-hari dirasakan nyaman.

"Alasannya menggunakan Pertamax, kita menggunakan motor enak kalau menggunakan Pertamax," paparnya.

Dirinya berharap kepada pemerintah dan juga Pertamina agar tidak ada lagi kenaikan BBM.

Karena jika BBM naik, maka sudah dipastikan seluruh harga bahan pokok dan lainnya ikut naik.

"Perasaannya resah, harapannya dengan adanya ini ya jangan dinaikkan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved