Sumur Ambles
Geger Fenomena Alam Langka di Kediri, 55 Sumur Warga Tiba-tiba Ambles dan Ambrol, Begini Akibatnya
Anehnya, jumlah sumur yang ambrol dalam tiga hari terakhir terus bertambah dan membuat warga makin panik.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri tiba-tiba geger.
Ini setelah muncul fenomena langka, yakni sekitar 55 sumur yang ada di rumah warga tiba-tiba ambles.
Akibatnya, dinding atau bis sumur langsung ambrol ke dalam tanah.
Anehnya, jumlah sumur yang ambrol dalam tiga hari terakhir terus bertambah. Puluhan sumur yang ambles tersebut menyebar di empat titik, yakni Dusun Dorok, Dusun Jambean dan Dusun Nanas, Desa Manggis.
Lebih aneh lagi, sumur ambles tersebut hanya terjadi di wilayah Desa Manggis saja. Sedangkan desa tetangga dan wilayah sekitarnya tidak ditemukan fenomena sumur ambrol.
Baca: Ditaruh di Kresek, Bayi Munyil ini Dibuang di Depan Pintu Rumah Pejabat
Paidi (54), salah satu warga menuturkan, sumur rumahnya tiba-tiba saja ambles dan ambrol. Malahan tanah yang ambrol telah menutup permukaan air sehingga air menjadi keruh.
Kejadian sama juga menimpa sejumlah rumah tetangganya. Bedanya tingkat kerusakan yang berbeda beda. Ada yang ambrolnya parah melebar, serta ambrol sebagian.
Dampaknya, air sumur menjadi sangat keruh akibat tertimbun tanah longsor. Bahkan banyak yang tersumbat sama sekali.
"Dampaknya sama, sumur kami jadi tidak bisa dipakai mengambil air bersih lagi," ujarnya, kepada Surya, Rabu (26/4/2017).

Fenomena langka amblesnya sumur warga di Desa Manggis ini mendapat perhatian dari Wakil Bupati Kediri Masykuri.
Bersama Plt Kepala BPBD Rendy Agata, dia datang ke lokasi untuk melihat langsung kondisi fenona alam tiba-tiba amblesnya puluhan sumur warga di ke Desa Manggis.
Dari laporan yang disampaikan perangkat desa tercatat sudah ada 55 sumur yang dilaporkan ambles.
"Data terakhir yang kami terima, sekarang sudah ada 55 sumur yang ambles dan ambrol," jelas Rendy.
Baca: Keracunan Pupuk Cair, 1 Orang Tewas dan 8 Kritis, Begini Kronologisnya