OJK Tingkatkan Investor Reksa Dana Platform Digital Bersama Bukalapak yang Semakin Diminati
OJK meningkatkan investor reksa dana melalui platform digital, bersama Bukalapak.
Penulis: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Alga W
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - OJK meningkatkan investor reksa dana melalui platform digital, bersama Bukalapak.
Director of Investment Management OJK, Sujanto menyebutkan, saat ini total investor reksa dana di Indonesia baru mencapai 530 ribu.
Menurutnya, tingkat literasi keuangan masyarakat per tahun 2016 hanya mencapai 29,66 persen.
"Ini hal yang rawan untuk menjadi sasaran maraknya investasi ilegal," tambah Business Development Manager Bukalapak, Gahayu Handari.
Acara yang diselenggarakan di Hotel JW Marriot, Surabaya, ini dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan.
Baca: Pameran Patung Oleh Purjito dari Jogja di House Of Sampoerna Padat Pengunjung: Orangnya Ramah
President Director PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Legowo Kusumonegoro menyebutkan, reksa dana merupakan investasi yang aman karena legalitas dan strukturnya.
Legowo menuturkan, kendala mengapa jumlah investor reksa dana tidak begitu banyak antara lain adalah edukasi dan distribusi.
"Maka hari ini kami mengadakan edukasi ke masyarakat serta melakukan distribusi melalui platform digital," terang Legowo.
Baca: Limbah Popok 2,5 Kuintal dari Kali Surabaya Dibawa ke Area Balai Kota, Begini Reaksi Pegawai
Platform digital untuk reksa dana yang diperkenalkan hari ini ialah Klikmami dari Manulife dan BukaReksa dari Bukalapak.
"Platform digital untuk reksa dana ini cukup diminati, terbukti hampir 6 bulan setelah peluncuran, kami telah memiliki 30 ribu pengguna," aku Gahayu dari Bukalapak.
Baca: Sekolah di Area 3T Banyak yang Belum Terpenuhi Pagu PPDB-nya, Faktor Kultur Diduga Jadi Penyebabnya