TribunJatim/
Home »

Jatim

Pulang Halal Bihalal, Dua Pendekar Silat ini Dikeroyok dan Ponselnya Dirampas

Tradisi! Ungkapan ini pas menegaskan perseteruan antar perguruan silat, yang selalu membawa korban.

Pulang Halal Bihalal, Dua Pendekar Silat ini Dikeroyok dan Ponselnya Dirampas
SURYA/HANIF MANSHURI
Sejumlah anggota perguruan silat Kera Sakti (KS) yang jadi korban saat melapor ke polisi Lamongan, Minggu (16/7/2017) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Gesekan berujung tindak kekerasan antara kelompok anggota perguruan silat PSHT dan Kera Sakti (KS) kembali terjadi di Lamongan, Minggu (16/7/2017).

Perkelahian yang dipicu sentimen antar dua perguruan silat ini terjadi di jalan Dusun Gedondong Desa Sarirejo, Kecamatan Sarirejo, Lamongan.

Dua anggota Kera Sakti menjadi korban kekerasan dan pencurian dalam bentrokan ini.

Baca: 4 Penari Striptis ini Ditangkap Saat Bergoyang Ditengah Guyuran Hujan Rp 10 Jutaan

Terungkap, saat itu, dua pendekar yang juga anggota KS dalam perjalanan pulang mengikuti acara halal bi halal KS di Dusun Sepat tiba-tiba dihadang oleh sebanyak 10 anggota PSHT.

Korban Mohammad Fajar Shodiq (17) dan Richard Eko Satrio Purnomo (17), tepat di depan Gapura jalan Desa Keradenan langsung putar balik.

Baca: Lagi Asyik Mesum di Hotel, Pejabat dan Guru PNS ini Terjaring Razia, Pengakuannya Bikin Sebel

Ternyata 10 pemuda yang mengenakan koas PSHT itu terus membuntuti dua korban yang sedang melaju dengan teman lainnya itu.

Anggota KS diberhentikan dan diminta oleh segerombolan anggota PSHT untuk membuka baju.

Baca: Pembakaran Pencuri di Madura Diusut, Ratusan Warga Serbu Mapolres Pamekasan

Tanpa basa - basi dua korban ini dipukuli dan tas milik korban dirampas.

Dua HP milik korban dibawa kabur dan korban ditinggalkan begitu saja di TKP.

Insiden ini ditangani Polsek Sarirejo dan lokasi gesekan berhasil dikendalikan polisi.

Baca: Tukang Servis Kompor Ancam Bunuh Kapolres Malang Kota, Begini Nasibnya Sekarang

Hingga berita ini dikirim Minggu malam, polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk memburu pelaku.(Surya/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help