TribunJatim/

Makan Sate Saat Idul Adha, Ternyata Bagian Ini Harus Dibuang Lho, Bisa Jadi Pemicu Penyakit!

Mengolah daging saat Idul Adha memang kerap dibuat menjadi masakan sate. Tapi hati-hati, ternyata bagian ini perlu dibersihkan lho!

Makan Sate Saat Idul Adha, Ternyata Bagian Ini Harus Dibuang Lho, Bisa Jadi Pemicu Penyakit!
UlinUlin
Ilustrasi sate kambing 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seluruh umat Islam merayakan hari raya Idul Adha hari ini, Jumat (1/9/2017).

Idul Adha biasanya identik dengan hewan kurban seperti kambing, sapi, atau kerbau yang disembelih dan dibagi-bagikan kepada warga.

Biasanya, saat mendapatkan daging kurban kita akan mengolahnya menjadi berbagai macam masakan seperti rendang, gulai, semur, sop, bahkan sate.

Saat Idul Adha, jangan lupa menjaga jumlah asupan daging 150 gram per hari, apalagi kalau kamu memiliki riwayat hipertensi dan kolestrol.

 ( Jaga Kolesterol dalam Tubuh, Berikut Lima Makanan Pendamping Saat Menyantap Daging Kambing! )

Tak hanya jumlah asupan yang harus kamu perhatikan, hal ini juga perlu kamu perhatikan apalagi jika mengolah daging menjadi sate.

"Kalau makan sate, hitam-hitam dari lemak terbakar tak sempurna di permukaan sate sebaiknya direlakan atau dihilangkan biar sehat dan aman," ujar Dr Ir Annis Catur Adi, M Si ahli gizi pangan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jumat (1/9/2017).

Rupanya, bagian hitam-hitam pada sate yang dibakar perlu dihilangkan karena pencetus penyakit yang berbahaya bagi tubuh.

"Harus dibersihkan alias dibuang karena itu mengandung zat benzena yang dapat menjadi pencetus kanker," tambah Annis Catur.

Jadi, jangan lupa membuang bagian sate yang menghitam karena terbakar api ya!

Penulis: Triana Kusumaningrum
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help