TribunJatim/

Dua Balita yang Dibuang Ibunya Akhirnya Dijemput Sang Ayah, Pengakuan Ortunya Mengharukan

Dua balita kakak beradik, yang dibuang ibunya di depan markas tentara dan diamankan di Polsek Tandes akhirnya dijemput orangtuanya.

Dua Balita yang Dibuang Ibunya Akhirnya Dijemput Sang Ayah, Pengakuan Ortunya Mengharukan
SURYA/FATKHUL ALAMY
Polisi bersama dua bocah lucu yang ditemukan di tepi jalan di depan Koramil Tandes, di Balongsari, Kecamatan Tandes, Surabaya, Rabu (11/10/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua balita kakak beradik, Zulio (5) dan Alfin (3), yang 'dibuang' ibunya, Rabu (11/10/2017) siang, diamankan di kantor Polsek Tandes Surabaya akhirnya dijemput orangtuanya.

Keduanya dijemput oleh ayah dan neneknya di Liponsos, Kecamatan Keputih pada Rabu sore.

"Dari Polsek Tandes sempat dititipkan di Liponsos Keputih, lalu dijemput ayah dan neneknya," kata Kepala UPTD Liponsos Keputih, Sugianto, Kamis (12/10/2017).

(Diajak Ibunya Naik Angkot, Dua Balita ini Dibuang di Depan Markas Tentara, Miris Lihat Bekalnya)

Kata Sugianto, kedua bocah tersebut hendak ke rumah neneknya di Kecamatan Rungkut, namun tidak diantar oleh ibunya, sehingga keduanya bingung.

"Kedua orangtuanya pisah ranjang, ayahnya kini tinggal bersama orangtuanya di Kecamatan Rungkut," jelasnya.

Zulio dan Alfin ditemukan warga di perempatan Jalan Balongsari, Kecamatan Tandes, Surabaya, tepatnya di depan Koramil Tandes, Rabu siang.

(Terungkap, Anggota DPRD dari Hanura Digerebek di Rumah Janda Cantik Usai Mabuk-mabukan dan . . .)

Saat ditemukan di pinggir jalan, keduanya membawa tas berisi pakaian dan uang Rp 30.000. Karena ditemukan dalam kondisi kebingungan,dua bocah itu diserahkan ke Mapolsek Tandes Surabaya.

Zulio, sang kakak, mengaku naik angkot bersama sang ibu. Dia dan adiknya lalu diminta turun di tepi jalan. (*)

(Bocah SD ini Lebih Setahun Jadi Budak Seks Ayah Kandung, Tak Tega Lihat Kondisinya, Apalagi . . .)

Berita diatas sudah tayang di Kompas.com, dengan judul: Dua Bocah yang Diduga Dibuang Ibunya Dijemput Sang Ayah

Editor: Mujib Anwar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help