Puluhan Rumah Warga Driyorejo Gresik Rusak Parah Diterjang Angin dan Hujan Deras

milik warga juga roboh. Beberapa pohon di sepanjang Jalan Raya Petiken ooboh mengakibatkan menutup jalan.

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Yoni Iskandar
Surya/sugiyono
Rumah warga Driyorejo atapnya porak poranda akibat diterjang angin kencang saat hujan lebat, Senin (23/10/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Hujan dan angin kencang telah menerjang rumah warga Driyorejo Gresik, Minggu (22/10/2017).

Guyuran hujan yang deras disertai angin membuat banyak atap rumah warga beterbangan dan pohon tumbang.

Data yang dihimpun badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Gresik menyebutkan bahwa beberapa desa di Kecamatan Driyorejo yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin dna hujan deras meliputi Desa Petiken, Desa Gadung dan Desa Randegansari.

Untuk di Desa Petiken pada Minggu sore terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan puluhan tempat usaha di sepanjang Jalan Raya Petiken rusak ringan sampai berat, mulai depan Pasar Driyorejo sampai depan Pom Bensin, sepanjang sekitar 1,5 kilometer.

Termasuk gudang di Desa Petiken, milik warga juga roboh. Beberapa pohon di sepanjang Jalan Raya Petiken ooboh mengakibatkan menutup jalan.

"Untungnya sudah dievakuasi oleh warga desa secara gotong royong," kata Abu Hasan Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Senin (23/10/2017).

Sementara di Desa Gadung beberapa warung ditepi waduk di dusun Randupukah rusak ringan sampai berat. Dengan kerusakan pada atap beterbangan dan porak-poranda. Begitu juga di Desa Randegansari, beberapa warung ditepi Jalan Raya Randegansari rusak porak poranda.

"Kami telah berusaha membantu dengan memberikan bantuan sementara berupa tikar lipat, selimut dan terpal. Kita masih koordinasi dengan muspika setempat," katanya.

Atas perubahan musim ini, Abu Hasan menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati di jalan raya. Terutama ketika berteduh ketika hujan lebat disertai angin dan petir.

"Pengendara motor biasanya yang harus waspada terhadap bencana angin dan petir. Berteduh ditempat yang aman," imbuhnya.


Atas musibah itu, warga gotong- royong membersihkan kotoran di jalan raya dan rumah warga yang terkena bencana alam hujan lebat disertai angin kencang. "Warga kompak kerja bakti membersihkan pohon dan rantingnya. Kemudian ikut membantu rumah warga yang atapnya berserakan," kata Masrur Hadi, warga Driyorejo. (Surya/Sugiyono).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved