TribunJatim/

Jaksa Tipikor Penjerat Sembilan Koruptor Magetan Dipindah

Dinilai masyarakat berhasil memberantas korupsi, setelah menjerat sembilan koruptor di birokrasi, jaksa tipikor ini malah dipindah ke daerah lain.

Jaksa Tipikor Penjerat Sembilan Koruptor Magetan Dipindah
SURYA/DONI PRASETYO
Kasi Pidsus Kejari Kejari Magetan yang baru, Andi Ernawan (kiri) dengan Achmad Taufik Hidayat yang digantikannya, Kamis (11/1/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Achmad Taufik Hidayat, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Magetan dipindah ke Kejari Kepanjen, Kabupaten Malang.

Padahal dia dinilai masyarakat berhasil memberantas korupsi, setelah menjerat sembilan koruptor di birokrasi yang ada di Magetan.

Posisi Taufik digantikan Andi Ermawan yang sebelumnya menjabat Kasi Pidsus Kejari Batu. Prestasi sang pengganti juga dinilai bagus, karena berhasil memenjarakan sejumlah koruptor di Kota Batu.

"Mudah-mudahan, Kasi Pidsus yang baru ini, paling tidak bisa menyamai prestasi Kasi Pidsus Taufik sebelumnya. Karena menilik rekam jejaknya di Batu juga bagus," tegas Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Patriot Magetan Noorman Susanto kepada Surya, Kamis (11/1/2018).

Menurut Noorman, sejak Kasi Pidsus Kejari Magetan dijabat Achmad Taufik Hidayat, kasus korupsi yang sudah lama mengendap, bisa diselesaikan dan berhasil menyeret sejumlah pelakunya.

"Kita sebagai warga masyarakat, melihat faktanya saja. Karena kasus kasus korupsi yang sudah mengendap lama, bisa dibuka dan di selesaikan. Juga sejumlah koruptor yang sebelumnya dianggap orang kuat pun, akhirnya bisa dipenjarakan,"ujar adik Hermawan Sulistyo ini.

Seperti diketahui, sejak Achmad Taufik Hidayat menjabat Kasi Pidsus Kejari Magetan yang waktunya bersamaan Kajari Magetan dijabat Siswanto, mantan penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejumlah kasus korupsi di Magetan yang sudah lebih tujuh tahun mengendap bisa diselesaikan.

"Semua penyelesaian kasus kasus korupsi lama atau tunggakan kasus, bisa selesai bukan karena saya. Tanpa ada Kajari yang sudah banyak pengalaman di KPK, beliau lah yang mengarahkan dan memberi petunjuk. Kajari sebagai koreografi dan saya pelaksananya," tegas Achmad Taufik, usai sertijab, Kamis (11/1/2018).

Dari sejumlah kasus korupsi yang ditangani, beberapa diantaranya belum tuntas, seperti kasus Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kasus sepatu seragam PNS Pemkab Magetan, dan kasus proyek pembangunan Instalasi Rawat Inap (IRNA) VI.

Dari ketiga kasus itu, ada satu kasus yang belum tuntas, yakni dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM), karena baru mulai. Sedang tiga kasus sebelumnya, tinggal menuntaskan.

"Saya percaya, Pak Andi akan lebih baik, karena berpengalaman," tandasnya. (Surya/Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help