Pilgub Jatim 2018
Pondok Pesantren Thoriqul Huda Yakin Khofifah Pemimpin Yang Amanah, Ini Harapannya
Pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Huda Ponorogo berharap banyak kepada calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Huda Ponorogo berharap banyak kepada calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa untuk pengembangan madrasah diniyah di Jawa Timur pada umumnya dan di Ponorogo pada Khususnya..
Hal tersebut ia sampaikan saat Khofifah hadir dalam Pengajian Rutin Ahad Majelis Taklim Thoriqul Huda, Ponorogo, Minggu (11/3/2018).
Khofifah hadir memberikan sambutan dan ceramah dalam momen tersebut.
"Ponpes ini sudah lama ada. Dan terus berkembang, kami ada srama putra dan putri, namun pembangunannya lama tidak kunjung selesai," kata pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Huda, Mahmudin Soleh.
Pihaknya menaruh harapan besar pada Khofifah jika kelak sudah menang dan menjadi gubernur Jawa Timur untuk bisa memberikan perhatian pada kalangan pesantren.
Baca: Rudy Hartono Dikabarkan Meninggal, Jurnalis Ini Ungkap Kondisi Pebulu Tangkis Legendaris Sekarang
Lebih lanjut pengasuh pondok salaf ini mengaku bahwa pihaknya memang bertekad untuk mendukung Khofifah. Bahkan sejak pilgub dua periode lalu.
"Program ibu Khofifah sangat bagus Mengangkat derajat masyarakat kelas bawah. Karena untuk mengangkat kelas bawah ke kehidupan yang lebih tinggi. Selain itu, ibu Khofifah mendukung program-program pesantren," kata Mahmudin.
Pihaknya hanya memiliki satu pesan untuk Khofifah. Yaitu agar Khofifah menjadi pemimpin yang amanah dan tidak mencederai kepercayaan masyarakat.
Baca: Tak Ada di Supersemar, Inilah Kisah Soeharto Bubarkan PKI Pasca Pemberontakan G30S/PKI
"Beliau sosok yang cerdas, sosok yang amanah dan adil. Insyallah beliau sangat pantas memimpin Jawa Timur," tegasnya.
Sementara itu, dalam forum tersebut, Khofifah tidak memaparakan visi misi. Melainkan mengajak masyarakat untuk selalu aktif dalan forum majlis Taklim.
Tidak hanya itu, ia juga sempat menjelaskan bahwa mengapa dibutuhkan pemimpin dari kalangan yang mengerti agama. Yaitu karena pemimpin yang bisa memiliki kebijakan. Yang mengatur anggaran.
"Saya minta pangestu, saat mengambil nomor urut saya dan Mas Emil, Bupati Trenggalek yang kini sedang cuti, maju menjadi calon gubernur Jawa Timur. Saya tidak akan menyampaikan visi dan misi karena nanti malah disemprit oleh Bawaslu, namun apa yang menjadi aspirasi dari Pondok Thoriqul Huda sudah saya catat," kata Khofifah.
Di sisi lain, Khofifah sempat menyebutkan bahwa nawa bhakti satya pihaknya sudah memiliki program untuk pengembangan pesantren.