Hacker Surabaya Terciduk

Tetangga KPS, Hacker Surabaya yang Ditangkap FBI, Ungkap Kebiasaan 'Anehnya' saat Dirumah

Aksi mencengangkan mahasiswa di Surabaya yang meretas rastusan situs internasional bikin tak percaya para tetangganya.

Tetangga KPS, Hacker Surabaya yang Ditangkap FBI, Ungkap Kebiasaan 'Anehnya' saat Dirumah
istimewa
KSP, NA, dan ATP, tersangka Kelompok Hacker Asal Surabaya yang membobol situs jaringan internasional, saat di Subdit IV Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Katon alias KPS (21) warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, salah satu hacker yang ditangkap FBI dan Polda Metro Jaya dikenal sebagai pribadi yang pendiam, dan tak banyak bicara.

Menurut seorang tetangganya, Maria (bukan nama sebenanrnya), Katon adalah anak ke dua dari tiga bersaudara.

Seperti halnya kedua saudaranya, Katon tidak pernah berinteraksi dengan tetangga sekitar.

Bahkan untuk mengikuti organisasi kepemudaan tingkat kampung semacam Karang Taruna.

"Semua anaknya tertutup, menyapa tetangga juga tidak pernah. Tidak pernah keluar sama sekali, kalau keluar rumah ya pas kuliah atau ada urusan saja," aku perempuan yang bertempat tinggal di area rumah Katon ini, Kamis (15/3/2018).

Tiga Mahasiswa STIKOM Surabaya Ditangkap FBI, Pihak Kampus Beri Pengakuan Mengejutkan

Pakar IT ITS ini Ungkap Sebab Aksi Hacker Surabaya Pembobol Ratusan Situs Internasional Terungkap

Perempuan berkerudung ini mengaku baru saja mendapatkan kabar bahwa tetangganya itu ditangkap oleh FBI dan Polda Metro Jaya karena meretas sistem jaringan dan situs di banyak negara, saat tadi malam melihat televisi.

Dia tak menyangka Katon yang dimaksud adalah anak tetangga dekatnya.

"Tadi saya ketemu ibunya, biasa seolah tidak ada apa-apa. Tetangga sepertinya juga tidak banyak tahu. Orangtua katon itu terkenal baik dan ramah, mereka baru saja melangsungkan resepsi besar-besaran untuk kakaknya yang pertama, kasiihan sekarang ada kejadian ini," aku Maria.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help