Home »

Jatim

Terlilit Hutang, Dua Warga Blitar Gelap dan Lakukan Hal Tak Terduga ke Tetangganya

Dua warga Blitar ini tega melakukan hal tak terduga ke tetangganya karena gelap mata akibat lilitan hutang .

Terlilit Hutang, Dua Warga Blitar Gelap dan Lakukan Hal Tak Terduga ke Tetangganya
SURYA/SAMSUL HADI
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono menunjukkan barang bukti hasil pencurian yang dilakukan kedua tersangka, Kamis (26/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Petugas Satreskrim Polres Blitar Kota membekuk Aris Setyawan (27) dan Dimas Riyadi (28), Rabu (25/4/2018).

Dua warga Jl Biak, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, ini mencuri sepeda motor dan ponsel milik Ahmad Fatoni (34)), yang tak lain tetangga pelaku sendiri.

"Pelaku dan korban merupakan tetangga. Saat beraksi pelaku tahu kondisi rumah korban kosong. Saat itu, korban sedang ke hajatan tetangga lainnya," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Kamis (26/4/2018).

Heri menjelaskan, kedua pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu samping rumah menggunakan linggis.

Setelah itu, pelaku mengambil kunci sepeda motor korban yang tergeletak di meja.

Selanjutnya, pelaku membawa kabur Honda Vario milik korban.

Tak hanya itu, pelaku juga menggasak dua ponsel milik korban yang ada di dalam rumah.

"Barang bukti sepeda motor dan ponsel milik korban sudah kami sita dari kedua pelaku," ujar Heri.

Aria Setyawan mengaku nekat mencuri karena sedang terlilit hutang. Pria yang bekerja sebagai buruh angkut itu mempunyai hutang di rentenir sekitar Rp 22 juta.

Bapak dua anak itu bingung mencari uang untuk menutup hutangnya.

Penghasilannya sebagai buruh angkut pas-pasan hanya cukup untuk kebutuhan keluarga.

"Saya hutang di rentenir untuk modal membuka toko di rumah. Tetapi tokonya sepi, saya bingung cari uang untuk bayar cicilan ke rentenir," katanya.

Hal sama juga diakui tersangka lainnya, Dimas Riyadi. Dimas juga mengaku terlilit hutang di rentenir.

Dia butuh uang untuk membayar hutang di rentenir. Sehari-hari, Dimas bekerja sebagai pencari pasir di aliran lahar Gunung Kelud.

"Rencananya, uang dari hasil mencuri ini untuk bayar hutang. Saya juga punya hutang di rentenir. Saya menyesal melakukan perbuatan ini," tegasnya. (Surya/Sha)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help