Home »

Jatim

Peras Perusahaan Jasa Angkutan di Jawa dan Sumatera, Ini Modus yang Digunakan Sindikat Preman Sakram

Komplotan preman yang kerap memeras sejumlah perusahaan jasa angkutan telah ditangkap Polda Jatim.

Peras Perusahaan Jasa Angkutan di Jawa dan Sumatera, Ini Modus yang Digunakan Sindikat Preman Sakram
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Sindikat preman "Sakram" dipamerkan Polda Jatim saat rilis kasus di Halaman Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (21/5/2018) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komplotan preman yang kerap memeras sejumlah perusahaan telah ditangkap Polda Jatim.

Hal itu disampaikan saat press release di halaman Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (21/5/2018) sore.

Wadirreskrimum Polda Jatim, AKBP Juda Nusa Putra menjelaskan kelompok bernama "Sakram" itu kerap mendatangi sejumlah perusahaan jasa angkutan di Jawa dan Sumatera dengan mengatasnamakan kelompok mereka.

Rugikan Perusahaan Pengangkut Barang, Kelompok Pelaku Tindakan Pungli Telah Diringkus Polda Jatim

"Jadi kelompok 'Sakram' mendatangi sejumlah kantor jasa angkutan, dengan cara mengancam dan meminta jatah bulanan," terang Juda pada awak media.

Juda menambahkan, enam pelaku yang diketahui bernama Haryono alias Kopral (47) asal Kabupaten Sidoarjo, Sadir alias Bedjo (56) asal Kabupaten Jombang, Bambang Suherman (47) asal Kabupaten Mojokerto, Dwi Wahyu Wicaksono (36) asal Kabupaten Probolinggo, Bambang (40), asal Kabupaten Pasuruan, hingga otak komplotan yakni Imam Safii (41), asal Kabupaten Pasuruan telah diamankan beserta barang buktinya.

Sementara itu, Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Ambaryadi Wijaya menjelaskan bila komplotan itu juga nekad menghentikan kendaraan yang melintas.

Kendaraan yang diberhentikan adalah jasa angkutan yang sedang melintas.

Polda Jatim Sikat Sindikat Pemalak Perusahaan Jasa Angkutan di Jawa dan Sumatera

"Mereka merampas STNK dan buku KIR, malah sampai meminta uang kepada sopir," tutur Ambar pada awak media.

Untuk mempertanggungjawabkan ulahnya, komplotan Sakram diganjar pasal 368 KUHP atau pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun penjara.

Yuk subscribe Channel TribunJatim.com lainnya:

YouTube:

Instagram:

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help