535 Guru Honorer K2 di Pasuruan Dapatkan Pencairan Gaji Enam Bulan

Guru SDN Kertosari Purwosari Pasuruan ini mengaku sudah menantikan lama pencairan honor ini. Ia menyadari, pencairan honor ini

535 Guru Honorer K2 di Pasuruan Dapatkan Pencairan Gaji Enam Bulan
Tribunnews.com
Ilustrasi Gaji 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Raut wajah Sri Anggarwati berubah sumringah. Hari ini (5/6/2018), ia mengaku sangat gembira sekali. Wajar saja, honornya sebagai guru honorer berstatus K2 cair hari ini.

Gajinya sejak Januari - Juni cair secara bersamaan.

"Allhamdulillah bisa buat lebaran dan pulang ke kampung halaman," kata Sri yang mengaku sudah 16 tahun menjadi guru honorer ini.

Guru SDN Kertosari Purwosari Pasuruan ini mengaku sudah menantikan lama pencairan honor ini. Ia menyadari, pencairan honor ini memang telat dibandingkan sebelumnya.

Baca: Sindiran Ashanty Tentang Keharmonisan Keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Singkat Tapi Menohok!

"Biasanya setiap triwulan cair. Setiap tiga bulan pencairan, nah ini baru pertama kali enam bulan. Bukan telat, tapi memang ada perubahan sistem penerimaannya," jelas dia.

Sri mendapatkan insentif per bulan Rp 850.000. Jadi hari ini, ia membawa pulang uang Rp 5.100.000. Honor per bulannya dikalikan selama enam bulan.

"Kemarin memang waktu belum cair sedikit ngos-ngosan. Tapi, setelah cair ini menjadi lega. Bisa buat belanja baju anak-anak dan persiapan untuk lebaran," terangnya.

Baca: Tanggal 9 Juni Nanti Semua Mobil Pemkot Surabaya Masuk Kandang

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Iswahyudi mengatakan, tahun ini, memang ada keterlambatan pencairan.

Namun, keterlambatan itu disebabkan karena perubahan sistem atau mekanisme pencairan. Kalau dulu, pencairan disalurkan secara manual, sekarang pencairan dilakukan melalui Bank Jatim.

Ia mengatakan, hari ini, semua guru honorer K2 mendapatkan buku tabungan dan ATM Bank Jatim.

Besok pagi, sudah ada uang insentif yang sudah bisa ditarik tunai oleh masing-masing guru honorer.

Baca: 10 Fakta Viral Penumpang Tunggal Pesawat Garuda, Sosoknya Bukan Orang Biasa, Begini Kronologinya

Iswahyudi berpesan kepada guru-guru honorer untuk tetap semangat dan memberikan yang terbaik untuk para pelajar.

Ia mengaku pihaknya masih berupaya agar segera ada aturan yang mengatur pengangkatan guru sebagai PNS.

"Semoga intensif ini bisa bermanfaat dan diharapkan bisa digunakan secara maksimal. Selamat berlebaran," tambahnya. (lih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help