Kelurahan Ujung Tombak Validasi Data Terpadu di Kota Kediri

Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (DTPPFM) Kota Kediri 2018 di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri

Kelurahan Ujung Tombak Validasi Data Terpadu di Kota Kediri
(Surya/Didik Mashudi)
Pemkot Kediri melakukan sosialisasi dan asistensi validasi data progam penanganan fakir miskin di Ruang Joyoboyo, Kamis (7/6/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kantor Barenlitbang Kota Kediri melaksanakan sosialisasi Asistensi Teknis Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (DTPPFM) Kota Kediri 2018 di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Kamis (7/6/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Kepala Barenlitbang Kota Kediri, Edi Damasto dengan narasumber Yeti Wulandari, Kadin Pengelolaan pada Pusat Data dan informasi (PUSDATIN) Kesejahteraan Sosial Kementrian Sosial RI.

Sementara materi yang dipaparkan terkait Data Terpadu, teknis Verifikasi dan Validasi Data yang menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosia-Next Generation (SIKS - GN)

"Sistem SIKS-GN ini adalah Pengembangan dari sistem sebelumnya. Jadi nantinya base datanya "by name-by adrres". Proses monitoring, update data dapat dilakukan melalui HP android," ujarnya.

Baca: Jaringan Listrik Kembali Terganggu di Malang Raya

Yeti berharap, melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation dapat mendukung pemerintah desa dan kelurahan yang merupakan ujung tombak verifikasi dan validasi data terpadu.

ehingga kedepan data yang diberikan valid dan juga tepat sasaran.

Untuk diketahui, SIKS-NG merupakan sistem informasi yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan penyimpanan data kesejahteraan sosial dengan memanfaatkan informasi dan komunikasi dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan.

Baca: Mudik 2018, Waspadai Tiga Titik Rawan Macet di Jombang

Sesuai amanat UU No 13 tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin menjadi sangat penting bagi pemerintah.(dim)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help