Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon di Jalan Raya Ponorogo-Madiun

Seorang pengendara motor bernama Nur Muslih (28) tewas tertimpa pohon Mahoni yang roboh di Jalan Raya Ponorogo-Madiun

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon di Jalan Raya Ponorogo-Madiun
(Sumber : Kapolsek Babadan)
Petugas dan warga mengevakuasi korban yang tertimpa pohon. 

 TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Seorang pengendara motor bernama Nur Muslih (28) tewas tertimpa pohon Mahoni yang roboh di Jalan Raya Ponorogo-Madiun, tepatnya di depan Ponpes Ketrampilan, Al-Iklas, Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Kamis (5/7/2018) siang.

Kapolsek Babadan, AKP Nyoto menuturkan, siang itu sekitar pukul 10.45 angin berhembus kencang. Tiba-tiba, pohon Mahoni di pinggir Jalan Raya Ponorogi-Madiun itu roboh.

Pada saat bersamaan, Nur Muslih yang mengendarai motor Mio bernopol AE 6615 CC, warga Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, melintas di lokasi.

"Karena kejadian sangat cepat, pengendara motor Mio tidak sempat menghindar dan tertimpa pohon mahoni,"kata AKP Nyoto saat dikonfirmasi, Kamis (5/7/2018) siang.

Baca: Polisi Masih Selidiki Kandungan Bom yang Meledak di Bangil, Kabupaten Pasuruan

Pohon menimpa leher bagian belakang dan menimpa tubuh korban. Pengendara motor Mio ini
meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Aisyah Ponorogo.

Ia menuturkan, setelah toboh menimpa motor, pohon yang roboh ditabrak mobil Xenia bernopol B 1304 SKO yang dikendarai Edy Sumarno (35), warga Desa Simo Slahung, yang melaju dari arah Utara.

"Kendaraan Xenia yang sedang melintas juga menabrak pohon mahuni yang tumbang tersebut,"katanya.

Dikatakannya, mobil Xenia yang menabrak pohon mengalami kerusakan pada body bagian depan.

Tiga penumpan, dan satu sopir tidak mengalami luka.

Baca: Atasi Antrean Panjang , Wali Kota Surabaya Risma Minta Dispendukcapi Lembur jadi 3 Sift

AKP Nyoto menambahkan, diduga pohon mahoni berdiamter sekitar 40 sentimeter itu sudah lapuk termakan usia, sehingga roboh akibat terpaan angin.

"Kejadian pohon tumbang di Jalan Raya Jurusan Ponorgo-Madiun tersebut karena faktor alam, akibat angin kencang dan akar pohon sudah lapuk,"imbuhnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya sudah meminta Dinas PU agar melakukan pemotongan dan pemeliharaan pohon pelindung yang ada di sepanjang Jalan Raya Pnorogo-Madiun. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help