945 Mahasiswa Surabaya Berebut Djarum Beasiswa Plus, Inilah Rangkaian Tes yang Harus Dijalani

Djarum Beasiswa Plus 2018/2019 menarik minat mahasiswa Surabaya dan ramai-ramai berusaha memperebutkannya.

945 Mahasiswa Surabaya Berebut Djarum Beasiswa Plus, Inilah Rangkaian Tes yang Harus Dijalani
SURYA/SULVI SOFIANA
Hampir seribu peserta saat mengikuti tes seleksi Djarum Beasiswa Plus di JX International Convention Exhibition Surabaya, Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 945 mahasiswa di Surabaya berebut Djarum Beasiswa Plus 2018/2019. Untuk mendapatkan beasiswa prestisius tersebut, mereka mengikuti tes khusus yang digelar secara massal di JX International Convention Exhibition, Surabaya, Selasa (10/7/2018).

Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation Laksmi Lestari mengatakan, tes seleksi ini merupakan proses penjaringan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mendapatkan beasiswa prestasi dari Djarum Foundation.

"Sejumlah persyaratan dasar harus dipenuhi untuk menjadi Beswan Djarum, antara lain berasal dari perguruan tinggi yang bermitra dengan Djarum Beasiswa Plus, memiliki IPK pada semester III minimal 3,00, dan juga aktif berorganisasi," ujarnya.

Seleksi ini diikuti mahasiswa berprestasi dari Universitas Airlangga, Universutas Katolik Widya Mandala Surabaya, Institute Teknologi 10 Nopember, Universitas Surabaya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim, dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

"Dalam proses seleksi ini para peserta akan mengikuti rangkaian tes selama 3 hari. Dimulai dengan tes tertulis untuk menguji kompetensi akademik, peserta yang lolos kemudian mengikuti tes selanjutnya yakni Group Assigment Test serta wawancara individu," jelas Laksmi.

Seleksi ini diselenggarakan lebih dari 50 kota di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan mahasiswa yang mendaftar untuk menjadi Beswan Djarum (sebutan penerima Djarum Beasiswa Plus) mendekati 13.000 orang. (Surya/Sulvi Sofiana)

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help