CCTV Bikin Pelajar Spesialis Jambret Jalanan di Kota Madiun Tak Berkutik

Kejahatan jalanan yang meresahkan warga Kota Madiun ternyata diotaki oleh pelajar yang sangat nekat saat beraksi.

CCTV Bikin Pelajar Spesialis Jambret Jalanan di Kota Madiun Tak Berkutik
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu menunjukan barang bukti aksi kejahatan jambret yang dilakukan seorang pelajar. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Anggota Satreskrim Polres Madiun Kota, berhasil mengungkap kasus kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat Kota Madiun. Spesialis jambret berinisial MA (16), ditangkap pada Senin (9/7/2018).

"Kami telah berhasil mengungkap kasus kejahatan jalanan. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun," kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu, Selasa (10/7/2018) siang.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku yang berstatus pelajar sudah melakukan penjambretan sebanyak empat kali di empat lokasi yang berbeda.

"Ini merupakan atensi dari pimpinan. Street crime merupakan kejahatan yang harus dibumi hanguskan, diungkap dan tidak boleh terjadi di seluruh Indonesia," jelasnya.

Dia menuturkan, pelaku merupakan residivis, sebelumnya pernah melakukan kejahatan serupa namun pada saat itu dilakukan upaya diversi karena pelaku berusia di bawah umur.

Saat ini, karena yang bersangkutan ditangkap lagi dalam kasus yang sama, maka dilakukan penahan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Modus yang dilakukan pelaku yakni mencari korban perempuan yang sedang melintas di jalan yang sepi. Pelaku beraksi sendiri, mendekati menggunakan sepeda motor, dan merampas barang berharga milik korban, lalu melarikan diri.

Pelaku berhasil ditangkap setelah polisi melakukan olah TKP di Jalan Kembar Perumahan Mas 2 Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Aksi pelaku terekam CCTV yang dipasang di gedung rumah sakit, tak jauh dari lokasi kejadian.

Berdasarkan gambar dari rekaman CCTV itu, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. Kepada polisi, pelaku melakukan kejahatan itu karena alasan ekonomi.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa tas kecil, ponsel merek Oppo F3, hasil rampasan dan sepeda motor yamaha MIO yang digunakan pelaku menjambret. (Surya/rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help