Selain Bus, Pemkot Surabaya Dapat Donasi Rp 5 Miliar untuk Pendidikan Anak Putus Sekolah

Selain bantuan bus, Pemkot Surabaya juga mendapat bantuan dana beasiswa pendidikan sebesar Rp 5 miliar dari PT Bank Mayapada.

Selain Bus, Pemkot Surabaya Dapat Donasi Rp 5 Miliar untuk Pendidikan Anak Putus Sekolah
Istimewa
Selain bantuan bus, Pemkot Surabaya juga mendapat bantuan dana beasiswa pendidikan sebesar Rp 5 miliar dari PT Bank Mayapada. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selain bantuan bus, Pemkot Surabaya juga mendapat bantuan dana beasiswa pendidikan sebesar Rp 5 miliar dari PT Bank Mayapada.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi anak-anak putus sekolah.

"Untuk menyekolahkan kembali anak-anak SMP yang putus sekolah. Banyak hampir 500 anak lebih yang putus sekolah," kata Risma, Kamis (12/7/2018).

Baca: Wali Kota Surabaya Tri Risma Turun Tangan Atasi KTP, Antrean Panjang Lenyap

Risma menambahkan, akan mengalokasikan pula bantuan beasiswa sekolah SMA plus bagi anak-anak SMA di wilayah Surabaya Barat yang putus sekolah.

"Harapannya setelah lulus mereka langsung siap bekerja, sedangkan sisanya diserahkan gubernur," kata Risma.

Serah terima bantuan tersebut dilakukan langsung pengusaha yang juga pendiri PT Bank Mayapada, Datuk Sri Taher di Balai Kota Surabaya.

Baca: Berujung Gol Dramatis, Berikut 4 Fakta Menarik Kroasia Vs Inggris pada Semifinal Piala Dunia 2018

Risma mengungkap bantuan tersebut bukan kali pertama, sebab dua tahun sebelumnya juga pernah memberi bantuan untuk anak-anak pasukan kuning dan pekerja lapangan.

Taher mengatakan, tidak pernah merasa kekurangan setelah berbagi dan ingin terus berbagi.

Ia menegaskan tidak akan ada kemiskinan bagi para konglomerat dan pengusaha jika memberikan sumbangan, justru sebaliknya, meskipun dunia ekonomi cepat berubah.

Baca: Anggota DPRD Surabaya Ini Diperiksa 4 Jam Lebih Soal Penyimpangan Dana Hibah Jasmas

"Tapi tidak ada yang berubah, memberi tidak pernah berubah. Tapi saya tidak pernah tahu ada orang yang bekerja baik, kemudian ada konglomerat atau pengusaha memberi, lalu bangkrut," kata Taher dalam acara penyerahan bantuan.

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Penulis: Nurul Aini
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help