Jual Bayi Buaya Muara di Facebook, Pemuda Probolinggo ini Langsung Ditangkap

Pemuda Probolinggo ini langsung ditangkap polisi setelah menjual bayi buaya muara di facebook.

Jual Bayi Buaya Muara di Facebook, Pemuda Probolinggo ini Langsung Ditangkap
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Seneri (25), warga Dusun Satriyan, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo yang menjual anakan buaya muara. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Satreskrim Polres Probolinggo meringkus seorang pria, Selasa (1/8/2018) pagi. Dia adalah Seneri (25) warga Dusun Satriyan, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Dia diamankan karena diduga kuat melanggar pasal 40 ayat 2 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf a UU No. 05 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Yang bersangkutan ditangkap karena diduga kuat menjual satwa yang dilindungi pemerintah.

Satwa itu berupa bayi buaya muara. Padahal, jelas dalam undang-undang satwa itu dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan.

BKSDA Kembali Sita Buaya Muara Milik Warga Jember, saat Dievakuasi Tegang dan Meronta-ronta

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto menjelaskan, info awal, pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada akun Facebook (FB) yang memperjualbelikan bayi buaya muara.

"Akun FB itu bernama NE RY (straight edge). Dia memperjualbelikan buaya muara ini. Nah, dari situ, kami kembangkan dan akhirnya yang bersangkutan diamankan," katanya kepada Surya (Grup TribunJatim.com).

Ia menjelaskan, tersangka diamankan di rumahnya. Dari rumah tersangka, pihaknya berhasil mengamankan satu ekor Buaya Muara (Crocodylus Pororus) dalam keadaan hidup sesuai dengan yang diperjualbelikan melalui FB.

Kopi Arabika Krucil, Emas Hitam Dari Lereng Gunung Argopuro yang Jadi Incaran Pengusaha

"Tersangka dan barang bukti langsung kami amankan. Untuk satwanya, kami akan koordinasi dengam pihak BKSDA," tambahnya.

Dalam pemeriksaan sementara, mantan Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota ini menjelaskan, tersangka ini merupakan penjual satwa. Nah, ia mengakui memang menjual buaya muara itu.

"Sebelumnya dia hanya menjual reptil jenis lainnya dan tidak dilarang penjualannya. Nah kebetulan , ini yang dia jual buaya muara. Padahal itu jelas tidak boleh. Sementara kami masih akan kembangkan kasus ini," pungkas Riyanto. (Surya/Galih Lintartika)

Gagal Panen, Bawang Merah Asli Probolinggo Justru Diekspor ke Thailand dan Vietnam

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved