Hari Kemerdekaan RI

Ancaman Mundur Berdampak Ampuh, Anggota Paskibra Magetan Dibebaskan Pakai Dana BOS

Anggota Paskibra Magetan akhirnya dibebaskan pakai dana BOS setelah ancaman mundur berdampak ampuh.

Ancaman Mundur Berdampak Ampuh, Anggota Paskibra Magetan Dibebaskan Pakai Dana BOS
TRIBUNJATIM.COM/TRIANA KUSUMANINGRUM
Ilustrasi Anggota Paskibra 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) upacara Hari Kemerdekaan RI ke 73 Kabupaten Magetan yang sebelumnya mengancam mundur karena diminta bayar Rp 750 ribu bisa bernafas lega. Ini setelah mereka dibebaskan alias tidak harus membayar uang kontribusi tersebut.

Sebagai gantinya, uangnya akan diambilkan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Setelah dirapatkan dengan Cabang Dinas dan Kepala Sekolah terkait, Sekda memberikan arahan untuk menggunakan dana BOS," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Magetan Djoko Susilo kepada Surya (Grup Tribunjatim.com), Kamis (9/8/2018).

Paskibra Magetan untuk 73 Tahun Kemerdekaan RI Ramai-ramai Ancam Mundur, ini Penyebabnya

Menurut Djoko, ini hanya masalah waktu, dan lama pelatihan yang bertambah karena sesuai prosedur tetap baris berbaris di sekolah calon tamtama, sehingga anggaran yang disediakan dinas tidak mencukupi.

"Pak Komandan Secata ini baru dan menjabat di Secata bulan Januari 2018, sedang anggaran tahun itu sudah diputuskan. Begitu ada tambahan waktu pelatihan dari dua hari termasuk masa karantina, yang dianggarkan, menjadi 14 hari. Tentu saja anggaran yang disediakan di APBD tidak cukup," jelasnya.

Selain itu, Pemkab Magetan juga minta kepada Komandan Disttik Militer (Dandim) Magetan, agar waktu karantina dan pelatihan dipangkas dari 14 hari menjadi hanya tujuh hari saja.

"Setelah kita minta tolong dihitungkan biaya makan dan penginepan dari bagian umum Secata ditemukan biaya per siswa, yang diangkat anggota Paskibra sebesar Rp 750 ribu. Nah, biaya itu disarankan Sekda dibiayai dulu menggunakan dana BOS," tegas mantan Kepala SMPN 1 Magetan ini.

Bawa Gepokan Uang Puluhan Juta, Pria ini Masuki Perumahan Perwira TNI AU Nyamar Orang Gila

Sebelumnya diberitakan, siswa SLTA di Kabupaten Magetan yang direkrut jadi anggota Paskibra resah dan mengeluh,  karena panitia Paskibra meminta mereka membayar sebesar Rp 750 ribu per siswa.

Karena tak mampu membayar permintaan panitia Paskibra, beberapa sekolah berencana menarik siswanya dari keikutsertaannya sebagai anggota Paskibra.

Disisi lain, sejumlah siswa SMAN 1 Magetan sudah terlanjur bayar ke Bidang Pemuda Olahraga Dindikpora, Senin (6/8/2018).

Sesuai keterangan Kadindikpora Djoko, semua anggota Paskibra sudah dibayar Pemkab, tidak ada yang bayar perorangan ke Bidpora Dindikpora setempat. Karena semua sudah ditanggung Penkab dengan dana BOS.

Seorang guru kesiswaan, mengatakan, sebelum kabar anggota Paskibra mencuat, siswa yang direkrut sebagai anggota diberi batas waktu pembayaran hingga Senin (13/8/2018) lalu. (Surya/Doni Prasetyo)

Terungkap, Inilah Penyebab Terjadinya Semburan Air di Ngawi Setinggi 30 Meter

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved