Marianus Sae Sebut Uang yang Diterimanya Bukan Hasil Komitmen Fee, JPU KPK: Itu Sudah Sesuai BAP

Pasca sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Ronald Worotikan menyebut, di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), ada beberapa fakta yang diperolehnya.

Marianus Sae Sebut Uang yang Diterimanya Bukan Hasil Komitmen Fee, JPU KPK: Itu Sudah Sesuai BAP
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Isak tangis rekan dan kerabat Bupati Ngada NTT Nonaktif, Marianus Sae usai sidang putusan di PN Tipikor Surabaya di Sedati, Sidoarjo, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sidang putusan Bupati Ngada, NTT nonaktif, Marianus Sae berlangsung pada Jumat (14/9/2018) siang di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya di Sedati, Sidoarjo.

Pasca sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Ronald Worotikan menyebut, di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), ada beberapa fakta yang diperolehnya.

Kata Ronald, fakta itu antara lain, terdakwa menyebut uang itu bukan komitmen fee.

Terima Keputusan Majelis Hakim, KPK Segera Sita Sisa Hasil Uang Korupsi Marinus Sae

"Di (isi) BAP dan (fakta) persidangan sama. Terdakwa hanya minta kepada Baba Mimin, sebagai Bupati dia punya biaya operasional yang tinggi. Menurut terdakwa, (itu) tak ada hubungannya dengan proyek," beber Ronald kepada TribunJatim.com, Jumat (14/9/2018).

Ronald mengungkapkan, atas permintaan terdakwa, maka uang yang disebutkan dalam BAP itu ditransfer Baba Mimin ke rekening Marianus.

Di sisi lain, Ronald mengatakan, pihaknya juga telah memeriksa Wiliamus Petrus Bate, Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Ngada, tentang uang yang dimaksudnya.

Dihukum 8 Tahun dan Denda Rp 300 Juta, JPU Sebut Putusan Hakim Kepada Marianus Sae JPU sudah Sesuai

"Dia (Williamus) kan sebagai Kepala Dinas Keuangan, juga Inspektorat Kabupaten Ngada NTT, sempat kami tanya saat kesaksian, sebenarnya kan sudah tahu mana yang boleh dan tidak," katanya.

Dia juga mengatakan, 'Saya kan bertanggungjawab sama Bupati langsung, kalau Bupati yang minta ya saya kasih. Kalau bukan ya tidak', itu yang disampaikan saat BAP," beber Ronald lalu tersenyum.

Akibat ulahnya itu, Marianus tak hanya dikenakan sanksi pidana, namun hak politiknya juga dicabut selama empat tahun.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help