Pernah Jadi Korban Perdagangan Perempuan, Wanita asal Semarang Ini Buka Bisnis Prostitusi Online

Dari masa lalunya, AN kemudian berinisiatif menawarkan teman satu kost-nya, NZ, kepada pria hidung belang.

Pernah Jadi Korban Perdagangan Perempuan, Wanita asal Semarang Ini Buka Bisnis Prostitusi Online
ISTIMEWA
NZ (kiri) dan AN (tengah) saat rilis kasus di Polrestabes Surabaya, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaku perdagangan perempuan asal Semarang, AN (22), mengaku melakukan perbuatannya karena masa lalu kelamnya.

Saat dimintai keterangan polisi, AN mengatakan jika dirinya merupakan seorang korban perdagangan perempuan di Semarang.

Dari masa lalunya, AN kemudian berinisiatif menawarkan teman satu kost-nya, NZ, kepada pria hidung belang.

Bagi Voucher Gratis, Pemustaka STIE Perbanas Surabaya Bisa Dapatkan Hadiah Menarik Berikut!

"Sebelumnya dia (tersangka) pernah menjadi korban di Jawa Tengah sehingga inspirasi itu berkembang. Dia mengambil langkah seperti ini," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Jumat (14/9/2018).

Perempuan lulusan SMP di Semarang itu mengaku telah menjalankan bisnis prostitusi online-nya selama satu tahun.

Menurut AKP Ruth Yeni, AN berencana mememui beberapa kliennya di Surabaya.

Gaet Minat Pemustaka, Hari Kunjung Perpustakaan STIE Perbanas Siap Bagi Voucher Hingga Nonton Bareng

"Tergantung pasar, dia ke sini pasti punya perhitungan biaya dan tempat tinggal hotel di sini," ujar AKP Ruth Yeni.

Saat sedang melayani kliennya, AN dan NZ digrebek polisi di sebuah kamar hotel di kawasan Surabaya Selatan.

AKP Ruth Yeni menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus bisnis prostitusi online untuk mencari dugaan adanya jaringan AN.

Miliki Market Otomotif Terbesar Kedua, DFSK Agresif Garap Pasar di Jawa Timur

"Kami masih selidiki apakah ada jaringannya. Jadi kemarin (13/9/2018) datang langsung ke hotel dan di sana kami grebek," tambah AKP Ruth Yeni.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help