Tim SAR Libatkan Pendaki asal Brebes Yang Selamat untuk Mencari Rekannya di Gunung Semeru

Dalam mencari Affan Abdullah, pendaki asal Brebes yang diduga tewas di Gunung Semeru, Tim SAR terpaksa melibatkan teman Affan yang selamat.

Tim SAR Libatkan Pendaki asal Brebes Yang Selamat untuk Mencari Rekannya di Gunung Semeru
Gunung Semeru 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Saidin (20) pendaki Gunung Semeru asal Brebes, Jawa Tengah belum juga ditemukan.

Hal ini ditegaskan kembali oleh Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo yang dihubungi Surya, Sabtu (6/10/2018) sore.

Ketika ditanya apakah Saidin meninggal dunia, Wawan mengulangi keterangan teman Saidin, Affan Abdullah (21) yang melapor ke Kades Pasrujambe.

"Kalau dari keterangan temannya yang turun, dia melapor kalai Saidin ini meninggal. Hanya saja sampai sore ini kami belum menemukan jenazahnya. Pencarian terus dilakukan," ujar Wawan.

Menghilang Selama Sepekan, Jenazah Pendaki di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan

Kepada Kades Pasrujambe juga Tim SAR yang mencari Saidin, Affan menyebut teman seperjalanannya mendaki Gunung Semeru diduga tewas setelah terpeleset dari ranting pohon yang dinaikinya.

"Nah apakah benar meninggal ini yang sedang kami cari. Kalau nanti ketemu jenazahnya, bisa dilakukan pemeriksaan jenazah penyebab meninggalnya dia. Di sisi lain, keterangan Affan berubah-ubah begitu kata teman-teman di lokasi pencarian," tegas Wawan.

Tim SAR, kata Wawan, melibatkan Affan untuk kembali ke lokasi dia meninggalkan Saidin. Menurut Wawan, Affan mengaku lupa dan keterangannya berubah terkait lokasi.

"Kami maklum situasi seperti begini. Karenanya kami teruskan pencarian sampai ada titik terang," lanjutnya.

Menghilang Selama Sepekan, Jenazah Pendaki di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan

Sementara ini dari keterangan yang dihimpun tim SAR, jarak antara permukiman terakhir dengan lokasi Affan meninggalkan Saidin disebutnya sekitar 5 Km. Lokasinya hutan dan berada di lereng pegunungan.

Bagi pendaki pemula, kata Wawan, jarak itu bisa ditempuh seharian.

"Nanti kalau ada kabar terbaru, termasuk ditemukannya Saidin, pastinya kami kabari media," pungkas Wawan.

Seperti diberitakan, Saidin dan Affan mendaki Gunung Semeru melalui jalur Tawonsongo, Pasrujambe, Lumajang pada 25 September 2018.

Pada Kamis (4/10/2018) Affan turun seorang diri dan melapor kepada kepala desa Pasrujambe jika temannya meninggal dunia.

Operasi pencarian pun dicarikan. Rute Tawonsongo bukan rute umum pendakian ke Semeru. Rute pendakian umum melewati Ranupani Kecamatan Senduro, Lumajang.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help