Bisa Disewa Per Jam, Kamar Kos di Kota Kediri ini Dipakai Pelajar dan Mahasiswa untuk Berduaan

Bisa disewa per jam, kamar kos di Kota Kediri ini dipakai pelajar dan mahasiswa untuk berduaan.

Bisa Disewa Per Jam, Kamar Kos di Kota Kediri ini Dipakai Pelajar dan Mahasiswa untuk Berduaan
TRIBUNJATIM/DIDIK MASHUDI
Petugas Satpol PP Kota Kediri saat merazia pasangan bukan suami istri di dalam kamar kos, Selasa (9/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Razia petugas Satpol PP Kota Kediri menemukan penghuni kos yang menyewakan kamarnya dengan tarif setiap jam. Selain itu, juga ditemukan penghuni kos yang berstatus bukan pasangan suami istri di Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri, Selasa (9/10/2018).

Ada dua pasangan yang ditemukan petugas sedang berduaan di dalam kamar kos. Saat petugas datang melakukan razia, kamar kos yang ditempati dalam keadaan tertutup.

Petugas harus mengetuk pintu beberapa kali sampai penghuninya membukakan pintu.

Modal Rekam Jejak, Mantan Security First Travel Dengan Mudah Gelapkan 4 Mobil Rental di Sidoarjo

Petugas juga menemukan satu penghuni kos atas nama Sr (18) warga Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri yang diindikasi telah menyewakan kamar kosnya per jam. Tarif sewa per jam dipatok Rp 50.000.

Dua pasangan bukan suami istri yang ditemukan di dalam kamar kos masing-masing, AA (17) warga Jl Kuwak Utara, Kota Kediri bersama OT (17) warga Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Kedua remaja ini masih berstatus sebagai pelajar.

Pasangan kedua yang ditemukan petugas berstatus mahasiswa, yakni ZA (21) warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Kras bersama RC (23) warga Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Massa Pendekar di Tulungagung Serang Kampung & Bakar Motor Tak Diproses, Ribuan Warga Protes Polisi

Pasangan bukan suami istri yang ditemukan petugas berduaan di dalam kamar selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Kediri untuk dilakukan pendataan.

Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas melakukan pembinaan kepada pasangan yang ditemukan berduan di dalam kamar kos yang pintunya tertutup.

Selain diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, petugas juga menghubungi orangtuanya untuk memberikan pembinaan internal keluarga.

"Kami hadirkan orangtuanya untuk menjemputnya," jelasnya.

Surabaya Sering Gelar Event Dunia Tapi Ngaku Tak Punya Anggaran untuk Gaji 13, DPRD Heran sama Risma

Sementara terkait indikasi ada penghuni kos yang telah menyewakan kamarnya kepada orang lain dengan tarif setiap jam masih didalami petugas.

"Penyewaan kamar kos ini masih kami dalami apakah telah disalahgunakan," ungkapnya.

Petugas telah meminta keterangan dari pengelola tempat kos terkait pengawasan yang dilakukan.

Karena ada indikasi pembiaran sehingga tempat kosnya telah disalahgunakan dengan memberi kebebasan kepada pasangan bukan suami istri berduaan di kamar kos.

"Kalau terbukti melakukan pelanggaran kami tidak segan untuk menyegelnya," tandasnya. (Didik Mashudi)

12 Tahun Hilang Dicuri, Watu Joli Kuno Gua Tritis dari Kerajaan Majapahit Akhirnya Dikembalikan

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help