Kejar Pelaku Penyerangan Desa Suruhan Lor, Polres Tulungagung Periksa Lebih dari 20 Saksi
Saksi yang diperiksa berasal dari perguruan silat, warga, korban, penyelenggara kegiatan, dan peserta kegiatan dari luar kota.
Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufihdah KS
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung memeriksa lebih dari 20 orang saksi terkait penyerangan di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Minggu (7/10/2018) dini hari.
Saksi yang diperiksa berasal dari perguruan silat, warga, korban, penyelenggara kegiatan, dan peserta kegiatan dari luar kota.
"Yang dari luar kota sudah kami agendakan besok diperiksa," ujar Waka Polres Tulungagung, Kompol Andik Gunawan, Selasa (9/10/2018).
• Tengah Hamil 8 Bulan, Suami Ajak Istri untuk Tukar Pasangan dengan 2 Pasutri Lainnya
Selain itu ada sejumlah nama potensial sebagai tersangka dalam peristiwa anarkis yang telah dikantongi.
"Sudah mengerucut ke beberapa nama, sekarang buser sudah bergerak ke lapangan," tegas Andik.
Sementara itu, Polres Tulungagung bersama Forkopimda, terus menggalang pertemuan dengan perguruan silat.
• Machfud Arifin Pastikan Rendra Kresna Sudah Tak Lagi Jadi Bagian TKD Jokowi-Maruf Amin Jatim
Diharapkan dengan pertemuan tersebut, akan ada rumusan kesepakatan bersama antar perguruan silat dan mengakhiri permusuhan di antara mereka.
Selama ini wilayah Kecamatan Bandung juga menjadi perhatian khusus karena kerap menjadi korban sengketa antar perguruan silat.
Menurut Andik, Kecamatan Bandung adalah wilayah persimpangan dari berbagai daerah.
• Disbudpar Beri Dukungan Kepada Pemkot Malang untuk Ubah Mal Ramayana Jadi Sentra UMKM
Sehingga setiap kali ada kegiatan perguruan silat, wilayah ini selalu dilewati.
"Masyarakat Bandung juga sudah jenuh dengan kekerasan yang selalu terjadi. Karena itu harus ada perubahan sikap dari perguruan silat," tandas Andik.
Seperti diketahui, ribuan pendekar silat menyerang Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Tulungagung, pada Minggu (7/10/2018) dini hari.
• Konsultasi Kehamilan hingga Tawarkan Adopter, Begini Modus Pelaku Perdagangan Bayi di Instagram
Ribuan pendekar tersebut menyerang Desa Suruhan setelah melakukan kegiatan di wilayah Kabupaten Trenggalek.
Akibat penyerangan ini, sebanyak 12 rumah warga dan sebuah musala yang rusak.
• Buka Jasa Konsultasi Kehamilan di Instagram, Pria Asal Sidoarjo Jual Bayi Hasil di Luar Nikah
Selain itu, massa juga merusak dan membakar delapan motor milik warga.
Penyerangan itu mengakibatkan tiga orang terluka dan satu di antaranya sempat koma.
• Buntut Ulah Suporter Saat Derby Jatim, Komdis PSSI Akan Umumkan Sanksi untuk Arema FC Hari ini