Mengaku Inginkan Anak Laki-Laki, Adopter Asal Bali Dibekuk Polisi Karena Terlibat Perdagangan Bayi
Polrestabes Surabaya menangkap seorang perempuan asal Bali berinisial NS. NS ditangkap polisi lantaran terlibat perdagangan bayi.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ayu Mufihdah KS
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya menangkap seorang perempuan asal Bali berinisial NS.
NS ditangkap polisi lantaran terlibat perdagangan bayi melalui sebuah akun Instagram.
Kepala polisi, NS mengaku jika dirinya tak tahu jika perbuatannya tersebut melanggar hukum.
• Terlilit Hutang dan Arisan Online, Ibu Muda Terlibat Kasus Perdagangan Bayi di Sebuah Akun Instagram
Sebab, melalui perantara AP, pemilik akun Instagram Konsultasi Hati Private, ia telah menggelontorkan uang sebesar Rp 22 juta.
Ibu tiga anak ini mengaku dirinya sangat menginginkan seorang anak laki-laki.
Namun, niatnya untuk mengadopsi anak tersebut justru berujung meringkuk di tahanan Polrestabes Surabaya.
• Konsultasi Kehamilan hingga Tawarkan Adopter, Begini Modus Pelaku Perdagangan Bayi di Instagram
"Saya tidak punya anak laki-laki. Lewat perantara saya dikasih tahu. Sudah kirim uang Rp 22 juta," akui NS sembari terisak tangis, Selasa (9/10/2018).
Dirinya mengaku kaget saat polisi datang dan menunjukan bukti adanya perdagangan bayi yang dilakukan AP.
• Buka Jasa Konsultasi Kehamilan di Instagram, Pria Asal Sidoarjo Jual Bayi Hasil di Luar Nikah
"Ada transaksi, surat pernyataan penyerahan bayi bermaterai bukan surat adopsi dan diberi uang Rp 15 juta untuk perdagamgan bayi. AP mendapat Rp 2,5 juta dan bidan Rp 5 juta. Dikirim transfer ke ibu bayi," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran melalui Kanit Jatanras, AKP Agung Widoyoko, di Polrestabes Surabaya.
Selain menangkap NS, polisi juga menangkap AP pemilik akun, KS seorang pensiunan bidan yang membantu kelahiran bayi, dan LS pemilik bayi.
• Buka Jasa Adopsi Ilegal, Pria Asal Sidoarjo Jual Bayi Hasil Hubungan di Luar Nikah Puluhan Juta