Astra Honda Motor Plant Cikarang Targetkan Ekspor CBU dan CKD Meningkat di Akhir Tahun 2018

PT Astra Honda Motor (AHM) Plant Cikarang berupaya meningkatkan permintaan kendaraan bermotor untuk pasar ekspor.

Astra Honda Motor Plant Cikarang Targetkan Ekspor CBU dan CKD Meningkat di Akhir Tahun 2018
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
GM Plant AHM Cikarang, Dodi Sutriadi (kiri) saat menunjukkan proses pembuatan sepeda motor Honda Beat di Plant 3 AHM Cikarang, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) Plant Cikarang berupaya meningkatkan permintaan kendaraan bermotor untuk pasar ekspor.

Hingga akhir tahun 2018, pihaknya menargetkan mampu mengekspor kendaraan bermotor dalam bentuk dikapalkan secara utuh atau Completely Build Up (CBU) sebanyak 175 ribu unit, sedangkan dalam bentuk terurai atau Completely Knocked Down (CKD) 233 ribu unit.

Hal ini sejalan dengan permintaan ekspor yang terus meningkat sejak tiga tahun lalu, di mana pada tahun 2015 AHM Cikarang telah mengekspor CBU sebanyak 24 ribu unit, kemudian pada 2016 sebanyak 52 ribu unit, menyusul tahun 2017 sebanyak 115 ribu unit.

GM Plant AHM Cikarang, Dodi Sutriadi menjelaskan, negara yang menjadi tujuan ekspor diantaranya Filipina untuk CBU. Kamboja, Malaysia, dan Filipina untuk CKD.

"Model yang diekspor dalam bentuk utuh (CBU) meliputi Honda Beat, Vario 125, dan Vario 150. Namun, Honda Beat masih menjadi model paling banyak yang diekspor," ujarnya usai kunjungan Plant 3A AHM Cikarang, Selasa (16/10/2018).

Menu Latihan Persebaya Jelang Hadapi Persib: Misi Mencari Gelandang Serang & Rotasi Posisi Pemain

Diakui Dodi, kualitas eskpor CBU pada prinsipnya kurang lebih sama dengan produksi untuk permintaan pasar lokal.

Hanya saja dari segi kapasitas, permintaan pasar lokal masih diprioritaskan.

"Mengingat permintaan lokal sampai saat ini masih cukup besar. Sehingga kami tidak menyiapkan lahan khusus memproduksi unit yang diekspor," katanya.

Dodi menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor tersebut pihaknya menggunakan sisa lahan.

Sebab, apabila ingin menambah plant yang dikhususkan pasar ekspor bakal membutuhkan waktu yang cukup lama yakni sekitar 1-2 tahun.

"Jadi kami menggunakan sisa lahan itu untuk kapasitas ekspornya. Karena memang untuk ekspor kami juga belum lama yakni baru tiga tahun dan inilah yang menjadi tantangan kami ke depannya," tuturnya.

Tawarkan Lelang Mobil Bekas Murah, Pria Asal Pacitan Tipu Korbannya Rp 120 Juta

Adapun secara keseluruhan, kapasitas produksi di Plant 3 AHM Cikarang dalam setahun mampu memproduksi sebanyak 2,2 juta sampai 2,4 juta unit.

Di mana dari jumlah itu sekitar 4,5 persennya untuk pasar ekspor.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved