Hacaca Group Buktikan Bisnis Transportasi Bisa Sukses dengan Sentuhan Humanis
Christin Adni Susilowati Prajitno, generasi kedua penerus Hacaca Group, kunci keberhasilan adalah integritas, ketulusan, dan daya tahan
Penulis: Muh Fitrah | Editor: Content Writer
TRIBUNJATIM.COM – Menjalankan bisnis di sektor transportasi dan ekspor-impor bukan perkara mudah. Bagi Christin Adni Susilowati Prajitno, pemilik sekaligus generasi kedua penerus Hacaca Group, kunci keberhasilan terletak pada integritas, ketulusan, dan daya tahan menghadapi tantangan.
Christin menuturkan, Hacaca Group lahir dari sebuah ikatan keluarga di Surabaya, Jawa Timur. Nama Hacaca sendiri merupakan singkatan dari inisial keluarga, dari sang ayah dan nama saudara-saudarinya. Dari situlah lahir perusahaan keluarga yang kini berkembang menjadi pemain penting di sektor jasa transportasi, logistik, serta ekspor-impor.
Christin mulai bergabung dalam bisnis keluarga pada 2003, tepat setelah menyelesaikan pendidikannya. Tahun-tahun awal diakuinya penuh tantangan, baik dari sisi internal maupun eksternal.
“Awal-awal masuk itu sulit, karena bidang ini identik dengan pekerjaan laki-laki. Sebagai perempuan, saya merasa kurang cocok. Tapi saya ingat pesan orang tua, selama di dunia masih sama-sama makan nasi, berarti kita harus bisa. Tidak ada kata tidak bisa,” kenangnya.
Selain soal gender, tantangan besar juga muncul dari karakteristik family business yang kala itu masih berjalan dengan cara konvensional. Struktur organisasi tidak jelas, sistem kerja belum tertata, dan operasional sering bergantung pada kebiasaan lama.
“Tantangan itu membuat saya harus membenahi dari dalam. Saya breakdown sistem kerja, membuat job description yang jelas, dan perlahan membangun struktur organisasi yang lebih modern,” ujarnya.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Dari situ, Hacaca Group bisa lebih profesional dan siap menghadapi tantangan kompetisi.
Baca juga: CIMB Niaga Resmikan Digital Branch Pertama di Surabaya, Berkonsep Hybrid Pertama
Pendekatan Humanis
Dalam sektor transportasi, tantangan utama bukan sekadar armada, tetapi sumber daya manusia. Pengemudi adalah ujung tombak, sekaligus wajah perusahaan di mata pelanggan. Christin menyebut mengelola ratusan orang dengan latar belakang berbeda bukan hal mudah.
“Kalau satu orang gampang. Tapi kalau ratusan orang, masing-masing punya standar sendiri. Tantangan terbesarnya bagaimana menjembatani kebutuhan customer dengan kondisi SDM yang beragam, bahkan banyak yang latar belakang pendidikannya berbeda,” jelasnya.
Ia mengaku sempat menghadapi masa sulit ketika pengemudi tidak mau diatur.
“Awalnya seperti harus membalikkan meja dulu. Tapi seiring waktu, saya belajar pendekatan yang lebih manusiawi. Kalau kebutuhan mereka dipenuhi, sisi sosialnya dihargai, mereka bisa diajak kerja sama,” katanya.
Dengan pendekatan yang humanis inilah, Hacaca Group bisa semakin berkembang dan dipercaya banyak klien, mulai dari pabrik di wilayah regional hingga perusahaan multinasional.
“Karena melayani dengan hati, kami dipercaya banyak perusahaan baik dari dalam maupun luar negeri,” tegas Christin.
Tiga Nilai Utama Hacaca Group
Selama menjalankan perusahaan, Christin memegang tiga nilai utama: integritas, ketulusan, dan daya tahan (endurance).
“Integritas itu penting. Kalau salah, akui salah. Jangan lempar kesalahan ke orang lain. Banyak orang suka blaming others. Tapi saya selalu ajarkan, lihat dulu ke dalam, jangan menyalahkan orang lain sebelum evaluasi diri,” katanya.
| Cerita Yoseph Gunawan Bawa Timur Jaya Tumbuh jadi Supplier Bahan Bangunan Besar di Jember |
|
|---|
| Universitas Ciputra Gelar Sidang Terbuka Doktor Pertama, Bahas Perusahaan Keluarga Tionghoa |
|
|---|
| Soma Chicken di Tulungagung Beralih ke CIMB Niaga, Rasakan Manfaat QRIS dan Layanan Payroll |
|
|---|
| Dari Nomaden hingga Punya Pabrik, Ini Perjalanan 2 Sahabat Bangun Usaha Tepung Ikan di Banyuwangi |
|
|---|
| Universitas Ciputra Surabaya Luncurkan Pusat Bisnis Keluarga, Jembatani Perbedaan Antargenerasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/HACAHA-GROUP-CHRISTIN.jpg)