20 Mobil 'Nakal' Ditilang di Jalan Tol Gempol - Pandaan

Sedikitnya 20 kendaraan dari sejumlah jenis dan merk ditilang petugas gabungan Satlantas Polres Pasuruan dan Ditlantas Polda Jawa Timur, Kamis (25/10/

20 Mobil 'Nakal' Ditilang di Jalan Tol Gempol - Pandaan
(Surya/Galih Lintartika)
Petugas melakuka n penilangan kepada pengendara di Tol Pandaan- Gempol Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sedikitnya 20 kendaraan dari sejumlah jenis dan merk ditilang petugas gabungan Satlantas Polres Pasuruan dan Ditlantas Polda Jawa Timur, Kamis (25/10/2018) sore.

Kendaraan ini ditilang di pintu exit tol Gempol - Pandaan di depan Taman Dayu Pandaan. Para pengemudi ditilang karena melanggar aturan dan ketentuan.

Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Jatim AKBP Guritno menjelaskan, ini merupakan operasi rutin dan serentak dilakukan di 10 jalan tol yang sudah beroperasi di Jawa Timur.

"Ini rutin kami lakukan. Kami tertibkan mobil - mobil yang nakal dan melanggar aturan di jalan tol," katanya pada TribunJatim.com.

Dia menjelaskan, rata - rata yang ditilang adalah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Atau dalam arti lain, pengemudi memacu kendaraannya melebih batas kecepatan yang sudah ditetapkan.

5 Fakta OTT KPK atas Bupati Cirebon, Kronologi hingga Pernah Kampanyekan Bebas Korupsi

"Batas normalnya mobil maksimal melaju 100 km/jam. Kenyataannya, masih banyak yang memacu kendaraannya sampai 120 km/jam di jalan tol," tambahnya pada TribunJatim.com.

Hal itu dibuktikan, tambah dia, melalui alat speed gun. Ia menyebut pihaknya memantau laju kendaraan yang melintas.

Banyuwangi Punya Ambulan Khusus Hewan Peliharaan dan Ternak ‎

Ketika alat speed gun mencatat kendaraan melaju melebihi batas normal, plat dan jenis kendaraannya dicatat. Di pintu exit tol, mereka dihentikan dan ditilang.

"Ini merupakan cara kami untuk menertibkan pengemudi roda empat dan sejenisnya untuk tidak nakal. Kedua, kami ingin mengantisipasi terjadinya laka lantas. Makanya kami perketat," pungkas dia. (lih/TribunJatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved