Warga Sadengrejo Kabupaten Pasuruan Demo Minta Perubahan Overpass Jadi Underpass

Ratusan warga Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan meluruk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan+

Warga Sadengrejo Kabupaten Pasuruan Demo Minta Perubahan Overpass Jadi Underpass
(Surya/Galih Lintartika)
Ratusan warga Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan meluruk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Rabu (31/10/2018) siang. 

TRIBUNJATIM.COM,PASURUAN - Ratusan warga Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan meluruk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Rabu (31/10/2018) siang.

Mereka menuntut pertanggungjawaban pihak Jasa Marga dan PT PP yang sedang mengerjakan pembangunan Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) seksi 3 di kawasan sana.

Intinya, mereka meminta dan menuntut pihak Jasa Marga selaku pemilik proyek Tol Gempas untuk mengganti Overpass menjadi Underpass.

"Kalau overpass kasihan masyarakat. Ini bukan urusan sekarang, tapi masalah masa depan. Sekarang saja, sudah banyak yang mengeluhkan," kata Hudan Dardiri, koordinator aksi.

Hudan menjelaskan, penentuan overpass ini jelas sangat merugikan. Kata dia, banyak masyarakat yang keberatan dengan kondisi ini. Banyak petani, pedagang dan orang tua yang mau ke sawah kesulitan karena melewati overpass.

Aksi Ratusan Buruh di Tuban Tuntut Kenaikan Upah dan Sepakati Empat Poin

"Jalannya kan naik, jadi masyarakat akan kesulitan untuk naik. Kalau bisa ada solusi," tambahnya pada TribunJatim.com.

Dia menambahkan, pihaknya menuntut, Jasa Marga dan PP harus memberikan solusi. Kalau perlu dibongkar saja Overpassnya.

Atau, ada solusi lain , dibangun lagi underpass. Kedua, pihaknya meminta pihak PP memberikan ganti rugi kepada rumah - rumah yang rusak akibat pembangunan ini.

"Kalau tidak diindahkan, kami akan ke Jakarta dan kalau perlu kami siap menghentikan proyek ini," katanya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Rusdi menjadi jembatan komunikasi dari perwakilan warga dan pihak Jasa Marga. Ia sebagai wakil rakyat, meminta Jasa Marga dan PP untuk menuruti permintaan warga. Artinya, jangan meremehkan kepentingan masyarakat.

Pelabuhan Kamal Sepi Setelah Jembatan Suramadu Gratis, Pakde Karwo: Kita Gunakan Primus Inter Pares

"Jangan sampai karena dikejar target tapi mengesampingkan kepentingan masyarakat seperti ini," paparnya pada TribunJatim.com.

Dia meminta Jasa Marga untuk memberikan solusi. Ia menyarankan, harus ada solusi untuk memecahkan persoalan ini. Minimal tidak merugikan kedua belah pihak.

"Kalau bisa ya saran saya ada Underpass dan ada Overpass. Ini solusi terbaik. Kalau mengganti Overpass kan tidak mungkin karena sudah berdiri. Ya bangun saja Underpass saja untuk masyarakat di sana," jelasnya.

Terpisah, Pimpro Tol Gempas Mulyono mengaku akan menyampaikan ke pimpinan pusat terkait usulan ini. Kata dia, pihaknya, tidak bisa memberikan jawaban saat ini.

"Kami akan sampaikan dan mudah - mudahan bisa direaliasi untuk kebaikan semuanya," pungkas dia. (lih/TribunJatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved