Petis Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi yang Bisa Sebabkan Gigi Berlubang, ini Penjelasan Dokter!

Petis, merupakan satu di antara makanan yang mengandung gula tersembunyi dan banyak dijumpai di Surabaya.

Petis Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi yang Bisa Sebabkan Gigi Berlubang, ini Penjelasan Dokter!
SURYA/SULVI SOFIANA
drg Lita Agustia, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hang Tuah dalam talkshow ‚ÄúLindungi Kesehatan Gigi Keluarga dari Risiko Gula Tersembunyi" di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Nala Husada Universitas Hang Tuah Surabaya, Kamis (1/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gula tersembunyi menjadi faktor yang kerap diabaikan sehingga menyebabkan karies ataupun gigi berlubang.

Petis, merupakan satu di antara makanan yang mengandung gula tersembunyi dan banyak dijumpai di Surabaya.

drg Ratu Mirah Aflfah, Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia mengungkapkan, kuliner khas Surabaya yang meskipun tidak bercitarasa manis ini rupanya memiliki kandungan gula tersembunyi.

"Terutama aneka hidangan yang mengandung petis sebagai salah satu bumbu Iokal yang paling sering digunakan, seperti Rujak Cingur, Lontong Balap, Lontong Kupang, Tahu campur, Tahu Tek, Pecel Semanggi, dan banyak lainnya," ungkapnya dalam talkshow 'Lindungi Kesehatan Gigi Keluarga dari Risiko Gula Tersembunyi' di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Nala Husada Universitas Hang Tuah Surabaya, Kamis (1/11/2018).

BREAKING NEWS: Black Box Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang Ditemukan

Meskipun terasa gurih, lanjut Ratu, masyarakat banyak yang tidak mengetahui ternyata 100 gram petis mengandung gula tersembunyi sebanyak 1,23 gram.

Belum lagi, konsumsi karbohidrat dan protein yang juga mengandung gula.

"Menurut anjuran World Health Organization (WHO), konsumsi gula pada dewasa maksimal 50 gram dan untuk anak maksimal 30 gram. Sayangnya, data Survey Konsumsi Makanan lndividu (SKMl) Indonesia tahun 2014 menyatakan bahwa sebanyak 29.7 persen keluarga di Indonesia mengkonsumsi gula lebih dari anjuran," urainya.

drg Mirah, sapaan akrabnya mengungkapkan, selama ini masyarakat tidak menyadari bahwa konsumsi gula sehari-hari ternyata layaknya sebuah ’gunung es’.

Makanan dan minuman yang bercitarasa manis sebenarnya hanya sebagian kecil dari gula yang dikonsumsi.

"Faktanya begitu banyak jenis makanan dan minuman tidak manis namun mengandung gula tersembunyi yang menimbulkan berbagai risiko kesehatan, termasuk gigi berlubang," jelasnya.

Pendapatan XL Axiata Tumbuh 6 Persen di Kuartal ke-3, Layanan Data Jadi Penyumbang Terbesar

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved