Cara Unik Bupati Madiun Kaji Mbing agar Kepala Dinas serta Camat Kompak dan Disiplin

Bupati Madiun memiliki cara unik untuk memupuk rasa kebersamaan serta kecintaan terhadap NKRI para kepala OPD dan camat di Kabupaten Madiun.

Cara Unik Bupati Madiun Kaji Mbing agar Kepala Dinas serta Camat Kompak dan Disiplin
ISTIMEWA/BKD KABUPATEN MADIUN
Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro atau Kaji Mbing (paling kanan) berendam di kolam bersama kepala OPD dan camat saat mengikuti latihan di kamp Marinir, Surabaya, Jumat (2/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro yang belum genap dua bulan menjabat sebagai bupati, memiliki cara unik untuk memupuk rasa kebersamaan serta kecintaan terhadap NKRI para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di Kabupaten Madiun.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini mengkarantina seluruh kepala dinas dan camat di kamp Pusat Latihan Pasukan Pendarat (Puslatpasrat) Marinir, Gunung Sari, Surabaya.

Selama tiga hari, mulai Jumat (2/11/2018) hingga Minggu (4/11/2018), seluruh kepala OPD dan camat diwajibkan mengikuti pendidikan ini untuk membangkitkan jiwa korsa seluruh kepala dinas dan camat dalam membangun Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Sambangi Keluarga Pramugari Alviani Hidayati

Kaji Mbing berharap, seluruh kepala OPD dan juga camat dapat bersama-sama menjalankan visi misi, dan membangun Kabupaten Madiun.

"Bukan kami mau memiliterismekan. Kami ambil yang terbaik dari sisi militer, yakni jiwa korsanya, agar terbentuk kebersamaan dan satu komando dalam membangun Kabupaten Madiun," kata Kaji Mbing, kepada wartawan, Jumat (2/11/2018).

Selama di kamp militer, ia dan seluruh kepala dinas dan camat mengikuti pelatihan di Puslatpasrat mulai pagi hingga malam hari.

Ibu Alviani, Pramugari Lion Air JT-610 Mengaku Alami Kejadian Aneh Dua Hari sebelum Kecelakaan

Di tempat itu, tidak hanya diajarkan mengenai materi untuk membentuk kebersamaan saja, para kepala dinas dan camat dilatih agar disiplin dalam bertugas.

Tak hanya kepala dinas dan camat saja yang mengikuti pendidikan militer, ia pun sebagai Bupati Madiun juga mengikuti pelatihan tersebut.

"Semua kepala dinas, OPD, dan camat, wajib ikut semua termasuk saya juga ikut. Semua pangkat dilepas saat mengikuti pelatihan militer di Marinir," ujar Kaji Mbing.

Polda Jatim Berangkatkan Tim DVI Menuju Madiun dan Blitar untuk Pengambilan Data Ante Mortem

7 Air Terjun Paling Tinggi di Pulau Jawa, Ada yang dari Probolinggo dan Nganjuk

"Kami ingin one team one dream, satu tim satu tujuan. Untuk penyamaan persepsi dan penyamaan frekuensi, makanya kami mengadalan kegiatan pendidikan di kamp militer marinir TNI AL," katanya.

Seperti halnya tentara yang sedang mengikuti pelatihan militer, seluruh peserta juga wajib mengenakan seragam khusus yang disiapkan panitia.

Bahkan, para peserta termasuk dirinya makan ala militer selama mengikuti pelatihan.

Seluruh Keluarga dan Sahabat di Madiun, Tak Percaya Pramugari Alvi Jadi Korban Pesawat Lion Air

"Makan pun kami menggunakan piring seng, antre seperti taruna yang mengikuti pendidikan militer," ujar Kaji Mbing sambil tersenyum.

Dia berharap, setelah mengikuti kegiatan pelatihan dasar ini, seluruh peserta dapat bekerja lebih disiplin dan terarah, sehingga visi misi pembangunan di Kabupaten Madiun cepat tercapai. (Rahardian Bagus)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved