Komplotan Begal di Kabupaten Kediri yang Beraksi Dini Hari Diringkus Polisi

Komplotan GT dan PNM terakhir beraksi merampas motor dan HP milik korban Eka Putra warga Desa Jabang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri 25 September 2

Komplotan Begal di Kabupaten Kediri yang Beraksi Dini Hari Diringkus Polisi
(Surya/Didik Mashudi)
Dua komplotan begal yang biasa beraksi dini hari diamankan Satreskrim Polresta Kediri, Senin (5/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polisi meringkus GT alias Kepet (30) dan PNM alias Gotro (32) pelaku begal yang biasa beraksi dini hari. Kedua tersangka dibekuk bersama barang bukti kejahatan yang dilakukan, Senin (5/11/2018).

Komplotan GT dan PNM terakhir beraksi merampas motor dan HP milik korban Eka Putra warga Desa Jabang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri 25 September 2018. Aksi itu dilakukan di Jl Raya Desa Bulu, Kecamatan Semen sekitar pukul 1.30 dini hari.

Akibat aksi kedua begal, korban kehilangan sebuah HP sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol AG 3638 DX.

Pelaku saat beraksi dini hari memepet motor korban dan memaksa berhenti. Tersangka kemudian beralasan meminjam korek api dan meminta rokok.

Hingga Napas Terakhirnya, Pretty Asmara Bersikukuh Dirinya Tak Bersalah: Gue Akan Pulang

Namun permintaannya tidak dipenuhi, sehingga pelaku langsung memukul korban serta merampas sepeda motor dan HP, kemudian kabur meninggalkan korban.

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi menjelaskan, kasus ini terungkap setelah ada informasi seseorang menawarkan HP warna hitam tanpa dosbook seharga Rp 150.000.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan serta mengamankan PNM alias Gotro. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Desa Kanyoran, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri menemukan barang bukti Honda Vario milik korban.

Dari pengakuan tersangka PNM kemudian petugas meringkus Gt alias Kepet. Kedua pelaku beraksi dengan mengendarai motor Yamaha Mio yang plat nomernya telah dilepas.

Kasus Pembunuhan Bos Toko Sembako di Malang, Warga Ungkap Kecurigaan pada Sosok Perokok ini

"Petugas masih mendalami kejahatan yang telah dilakukan," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Untuk mengantisipasi tindak kejahatan begal petugas melakukan patroli blue light dengan rute daerah yang rawan terjadinya tindak pidana.(dim/TribunJatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved