Diduga Aniaya Kekasih Mantan Pacar, Wanita di Gresik Dituntut Hakim 10 Bulan Penjara

Hukuman itu diberikan karena diduga terbukti telah menganiaya kekasih dari mantan pacarnya.

Diduga Aniaya Kekasih Mantan Pacar, Wanita di Gresik Dituntut Hakim 10 Bulan Penjara
SURYA/SUGIYONO
Retno Wahyu Lestari alias Rere menjalani sidang tuntutan di PN Gresik, Senin (12/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Retno Wahyu Lestari alias Rere (18), warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kota Kediri, dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik dengan hukuman selama 10 bulan.

Hukuman itu diberikan karena diduga terbukti telah menganiaya kekasih dari mantan pacarnya.

Sidang tersebut dipimpin oleh majelis hakim Agung Ciptoadi dengan agenda tuntutan JPU Budi Prakoso.

Dalam dalam tuntutannya Jaksa menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penganiayaan terhadap FDP (17), warga Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, yang akrab disapa Nanda.

Bentrok Satpol PP Lawan PKL, Pedagang Geram Lakukan Blokade Jalan dan Sandera 1 Truk Petugas

Kelakuan terdakwa sebagaimana pasal 80 ayat (1) Junto Pasal 76c Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 10 bulan dipotong masa penahanan," kata Jaksa Budi, Senin (12/11/2018).

Usai pembacaan tuntutan dilanjut dengan pembelaan (pledoi). Majelis hakim lalu meminta terdakwa membacakan pembelaannya.

Pada pembelaannya, terdakwa menyatakan bahwa dirinya berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan SMA dan ingin memperbaiki prilaku untuk menjadi lebih baik.

Usai Panitia Penyelenggara, Polisi Periksa Masinis dan Kru Kereta terkait Insiden Surabaya Membara

"Masa depan saya masih panjang. Saya menyesal atas perbuatan yang sudah saya lakukan dan merugikan orang. Saya minta maaf pada kedua orang tua saya dan korban. Pasalnya selama ini kedua orang tua saya sangat kecewa pada saya. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya lagi," kata Rere sambil meneteskan air mata.

Sidang pun ditunda pekan depan hari Senin (19/11/2018) mendatang dengan agenda sidang putusan.

Diketahui, terdakwa dan korban bekerja sebagai penjaga warung di wilayah Kecamatan Cerme.

Dugaan penganiaan terhadap Nanda di rumah NIM, warga Desa Cerme Lor Kecamatan Cerme pada Minggu, 8 April 2018.

Keduanya bertengkar karena merebutkan pacar dan mantan pacar.

Terhimpit Kebutuhan Ekonomi, Pria Asal Malang Nekat Jadi Kurir Sabu dengan Bayaran Rp 100 Ribu

Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved