MUI Ingin Kegiatan Dakwah Melalui Radio Milik Pemkab Madiun Kembali Diaktifkan 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Madiun ingin agar kegiatan dakwah atau ceramah agama di radio Kabupaten Madiun kembali dilakukan.

MUI Ingin Kegiatan Dakwah Melalui Radio Milik Pemkab Madiun Kembali Diaktifkan 
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan wakilnya Hari Wuryanto, berfoto bersama seluruh pengurus MUI Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Kamis (22/11/2018) lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Madiun ingin agar kegiatan dakwah atau ceramah agama di radio Kabupaten Madiun kembali dilakukan.

Hal itu disampaikan Ketua MUI Kabupaten Madiun, Muhammad Sodiq, ketika bertemu dengan Bupati Madiun, Ahmad Dawami, Kamis (22/11/2018) lalu.

"Wilayah Kabupaten Madiun, sebanyak 15 kecamatan. Bagi MUI, dalam rangka mendakwahkan Islam yang Rahmatan lil Alamin, Islam yang benar-benar mampu mewujudkan akhlaq bagi masyarakatnnya, dengan luasnya wilayah dan terbatasnya SDM yang ada di kami, kami merasa kesulitan," kata Muhammad Sodiq.

Skor Akhir Arema FC Vs Barito Putera, Singo Edan Taklukkan Tim Tamu dengan skor 3-1

Oleh sebab itu, kata Muhammad Sodiq, apabila MUI Kabupaten Madiun diberi tempat untuk berdakwah melalui radio milik Pemerintah Kabupaten Madiun, maka akan sangat membantu MUI dalam mensyiarkan ajaran agama Islam.

Muhammad Sodiq mengatakan, sekitar dua tahun yang lalu MUI pernah bekerjasama dengan radio Kabupaten Madiun dalam membuat program dakwah dan dialog selama bulan ramadan.

"Dulu pernah, hasilnya sangat baik sekali, ada banyak sekali masukan dan tanggapan dari masyarakat. Tidak hanya konsultasi tentang agama, tetapi juga masalah keluarga. Kami sangat menyayangkan kenapa ini berhenti," ucapnya.

Rendah Kafein, Green Coffee dari Zhibond Coffee ini Cocok untuk Kamu yang Jalani Program Diet

Dia berharap, kegiatan dakwah melalui radio dapat diselenggarakan lagi, minimal sehari dalam seminggu.

Itu dilakukan guna membantu mewujudkan masyarakat yang berakhlaq sesuai dengan visi misi Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan, akan menindaklanjuti masukan dari MUI Kabupaten Madiun terkait dengan dakwah di radio.

"Saat ini radio sudah ada, cuma perlu dikoordinasikan dengan dinas terkait lagi. Setelah ini akan segera ditindaklanjuti," ucap Ahmad Dawami.

Cita Rasa Kopi khas Prigen Pandaan di Festival Kopi Jawa Timur 2018, Tak Asam Seperti Kopi Lain

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved