Selama 7 Hari, Satnarkoba Polres Gresik Tangkap Tiga Orang Pengedar Sabu di Kota Santri  

Selama tujuh hari, jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap tiga orang pengedar dan pengguna narkotika di Kota Santri dan Kota Wali Gresik.

Selama 7 Hari, Satnarkoba Polres Gresik Tangkap Tiga Orang Pengedar Sabu di Kota Santri  
Net
Ilustrasi penjara 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Selama tujuh hari, jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap tiga orang pengedar dan pengguna narkotika di Kota Santri dan Kota Wali Gresik.

Dari tiga orang tersebut, polisi berhasil mengamankan sabu paket hemat sebanyak yang terkumpul mencapai 1,34 gram.

Para tersangka tersebut yaitu HR alias Har (43), warga Jalan Hasanudin Desa Sungo Legowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gesik tinggal di Jalan Usman Sadar, Gresik. 

Tersangka HR ditangkap ketika membawa pesanan paket hemat (Pahe) sabu sebanyak 0,46 gram di Jalan Dr Sutomo Kecamatan Gresik, Selasa (20/11/2018), sekitar pukul 00.30 WIB.

Masuki Musim Penghujan, DLH Gresik Rapikan Ranting Pohon Penghijauan di Sepanjang Jalan

Padahal pada malam sebelumnya, Satnarkoba Polres Gresik telah menangkap SU (43), warga Benowo, Surabaya, di rumah yang diduga akan membeli barang terlarang yaitu di rumah Wijak, warga Desa Yosowilangun, Manyar, Kabupaten Gresik, Senin (19/11/2018). 

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pahe sabu sebanyak 0,46 gram.

Penangkapan terhadap pengedar narkoba juga dilakukan Satnarkoba Polres Gresik pada Rabu (14/11/18) pukul 14.00 WIB terhadap CPN alias Kuncung (21) warga Jalan Kedung Pengkol Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya

CPN ditangkap saat berada di trotoar depan toko minimarket Jalan RA Kartini, Kecamatan Kebomas, yang akan mengedarkan narkotika jenis sabu seberat 0,42 gram.

Dijuluki The Giant Killer, Persebaya Surabaya Diharap Tak Terlalu Percaya Diri Hadapi Bhayangkara FC

Total, dalam tujuh hari, 14-20 November 2018, Satnarkoba Polres Gresik berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 1,34 gram.

Kasat Narkoba Polres Gresik, AKP Redik Tribawanto mengatakan, banyaknya barang bukti tersebut para pengedar narkoba di wilayah Kota Santri dan Kota Wali dikenakan Pasal 112 ayat (1) Juncto 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman 4 tahun penjara.

Lebih lanjut AKP Redik Tribawanto mengatakan, penangkapan terhadap pelaku pengedar narkoba ini karena sangat merusak generasi bangsa Indonesia khussnya pemuda dan masyarakat Gresik. 

“Pada penangkapan ini kami menunggu waktu yang pas untuk menakhlukkan pengedar narkoba, sebab mereka perusak generasi bangsa,” katanya. 

Lewat Batik Fashion Festival 2018, APPMI DPD Jatim Berharap Batik Bisa Memasyarakat

Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved