BPBD Gresik Kirim Bantuan Sembako dan Selimut untuk Korban Angin Puting Beliung

Di Desa Banter total rumah yang rusak ada 184 rumah dan di Dusun Tlogogede, Desa Ngasin, Kecamatan Balongpanggang, ada 4 rumah.

BPBD Gresik Kirim Bantuan Sembako dan Selimut untuk Korban Angin Puting Beliung
SURYA/SUGIYONO
Tim BPBD Kabupaten Gresik menyerahkan bantuan ke warga korban bencana alam angin puting beliung di Desa Banter Kecamatan Benjeng, Jumat (30/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik, yang terkena bencana alam angin puting beliung, gotong royong mengerjakan bangunan rumah yang rusak.

Mereka gotong royong untuk memperbaiki bangunan, sementara korban yang sakit langsung dibawa ke rumah sakit.

Masyarakat Desa Banter bersama Banser membantu perbaikan rumah dan musala.

Dengan semangat kekeluargaan, akhirnya perbaikan 184 rumah dapat terselesaikan.

BPWS Diwacanakan Bubar, Bambang Juwono: Perlu Evaluasi, Kerja BPWS Sesuai Target atau Belum?

"Sahabat-sahabat Banser ikut membantu warga memperbaiki rumah warga yang porak poranda akibat diterjang angin puting beliung kemarin sore," kata Imron Rosyadi, warga Balongpanggang, Jumat (30/11/2018).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso mengatakan, total rumah yang terkena musibah angin puting beliung sebanyak 188 rumah.

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pasir Besi Tumpah di Duduksampeyan Gresik

Di Desa Banter total rumah yang rusak ada 184 rumah dan di Dusun Tlogogede, Desa Ngasin, Kecamatan Balongpanggang, ada 4 rumah.

Untuk meringankan beban korban bencana alam angin puting beliung, BPBD Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan sembako, alas tidur dan selimut.

"Bantuan material nunggu hasil apreasal. Dan itupun leading sektornya bukan BPBD tapi di Pekerjaan Umum dan Tata Ruang," katanya.

Toko Komputer di Kota Madiun Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Sementara, korban luka-luka diperkirakan ada lima orang yaitu Semani (58) warga Banter RT10 / RW 05 yang luka patah tulang dibagian tangan kanan, dan Julaikah (42), warg Barter RT09 / RW05 mengalami luka robek bagian kepala.

Korban lainnya yaitu Vivi (8), warga Banter RT11 / RW 05 mengalami luka robek bagian kepala, Makrifah (8) warga Dusun Banter RT11 RW 05, mengalami luka robek bagian kepala, dan Sueb (48) warga Dusun Bareng RT09 / RW05 mengalami luka robek bagian kepala.

"Ibu Sumani yang mengalami patah tulang dibawa ke Rumah Sakit dan masih dalam perawatan. Sedangkan korban yang mengalami luka robek sudah kembali ke rumah," imbuhnya.

Move On, Bos Empire Palace Mengaku Lebih Senang Disinggung Soal Bisnis Dibanding Kasus yang Lalu

Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved