Dicampur Minyak Kasturi, Tersangka di Pasuruan Racuni Korbannya Pakai Kopi hingga Tewas

Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengungkap misteri penyebab kematian Ari Putra Utama (22) warga Desa Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dicampur Minyak Kasturi, Tersangka di Pasuruan Racuni Korbannya Pakai Kopi hingga Tewas
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo (tengah) bersama Kasat Reskrim AKP Dewa (kiri) dan Kasubag Humas AKP Hardi (kanan) saat merilis pelaku pembunuhan menggunakan kopi, Senin (3/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengungkap misteri penyebab kematian Ari Putra Utama (22) warga Desa Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Ia tewas usai meminum kopi yang telah diracuni oleh tersangka, Hendro Mawan Suryo Putro (37) warga Kelurahan Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo menjelaskan, dari hasil penyidikan, polisi menemukan adanya campuran minyak kasturi dalam kopi yang diminum korban hingga tak sadarkan diri dan meninggal dunia.

Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu baju taqwa, satu tas selempang, satu pisau, satu tas gendong, sepeda motor vario, dan satu ponsel.

Sebanyak 1.124 Peserta Seleksi CPNS di Kabupaten Lamongan Dipastikan Ikuti SKB

AKBP Rizal Martomo menjelaskan, korban ditemukan tergeletak di sebuah warung kopi dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (17/11/2018) sekitar pukul 17.00WIB.

"Dari situ, kami kembangkan dan akhirnya kami berhasil mengamankan tersangka di tempat kosnya di Singosari, Malang, minggu kemarin," kata AKBP Rizal Martomo, dalam press release, Senin (3/12/2018) pagi.

AKBP Rizal Martomo menjelaskan, ungkap kasus ini berkat rekaman CCTV yang ada di dekat lokasi warung korban ditemukan meninggal dunia.

Dijelaskan AKBP Rizal Martomo, motif tersangka karena dia ingin menguasai barang-barang milik korban yang dikenalnya melalui Facebook.

2 Hari Usai Terbakar di Perairan Karang Jamuang, KM Gerbang Samudra I Masih Keluarkan Kepulan Asap

"Dalam perkenalan itu, korban curhat kalau dirinya sedang membutuhkan banyak uang untuk membayat hutang. Nah tersangka berpura - pura bisa membantu menyelesaikan masalahnya. Tersangka mengaku dukun dan memiliki indra keenam," urainya.

Mulai dari situ, lanjut AKBP Rizal Martomo, tersangka menghubungi korban dan berjanji bertemu di Purwosari.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved