Pasang Tarif Rp 1 Juta, Polisi Temukan Tamu Berhubungan Intim Dengan Purel di Karaoke Maxi Brillian

Pasang Tarif Rp 1 Juta, Polisi Temukan Tamu Berhubungan Intim Dengan Pemandu Lagu di Karaoke Maxi Brillian.

Pasang Tarif Rp 1 Juta, Polisi Temukan Tamu Berhubungan Intim Dengan Purel di Karaoke Maxi Brillian
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Tersangka kasus prostitusi di Karaoke Maxi Brillian Kota Blitar saat berada di Polda Jatim, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim akhirnya membeberkan kasus penggerebekan Karaoke Maxi Brillian di Kota Blitar yang menyuguhkan tarian striptis dan diduga jadi tempat praktik asusila antara para tamu dengan pemandu lagu alias purel.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, penggerebekan karaoke Maxi Brillian di Kota Blitar dilakukan Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Saat penggerebekan tersebut, petugas mendapati purel yang tidak hanya menemani tamu berdendang, tapi juga memberikan layanan plus lainnya, show tarian striptis dihadapan tamu pria.

Untuk tarifnya, setiap LC membandrol dengan harga yang cukup tinggi, yakni Rp 1 juta.

2 Penari Striptis di Blitar Ditangkap Polda Jatim, Saat Lagi Show di Depan Tamu Pria di Maxi Brilian

Usai Show Penari Striptis Digerebek Polda Jatim, Karaoke Maxi Brillian di Kota Blitar Tutup

Menurut Barung, dari kasus tersebut, saat ini ada dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Mami (germo), Ratna Ayu Kinanti dan Juwito Qairul Anwar alias Aan, Manajer Karaoke Maxi Brillian.

"Penangkapan kedua tersangka itu berlangsung pada Senin (3/12/2018) dini hari," ujarnya, Selasa (4/12/2018).

Terpisah, Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana mengatakan, penggrebekan itu dibantu oleh personel daei Polres Blitar Kota.

DPRD Desak Pemkot Blitar Tutup Karaoke Maxi Brillian yang Diduga Jadi Tempat Praktik Asusila

Menurut Festo, berdasarkan pengakuan kedua tersangka, motif yang dilakukan kedua tersangka adalah menawarkan perempuan pemandu lagu atau LC kepada para tamu pria dan dapat di booking untuk melakukan tarian striptis hingga berhubungan intim di dalam ruang karaoke.

"Saat kami gerebek di room 4, personel kami menemukan seorang tamu laki-laki melakukan hubungan intim dengan dua pemandu lagu," tegas Festo.

Kedua tersangka, yakni Ratna dan Juwito terlihat sudah mengenakan seragam tahanan berwarna oranye.

Mereka juga mengenakan kerpus sebagai penutup wajah lengkap beserta kacamata hitamnya.

Sukses Curi HP Oppo F7 di Lapangan Futsal, Pemuda di Blitar ini Ketangkap Gara-gara Kelaparan

Bermula Boneka Barbie Rusak, Yuyun Ciptakan Boneka Reog Gendang Jadi Cinderamata Khas Tulungagung

Saat ditanya beragam pertanyaan, keduanya menjawab dengan nada lirih.

Usai dihadapkan di depan media, kedua tersangka langsung digelandang kembali ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved