Dua Kepala Dinas Kabupaten Gresik Terlibat Korupsi, Ini Pesan Qosim Wakil Bupati Gresik

Wakil Bupati Gresik meminta kepada kepala OPD untuk mengambil pelajaran dari kasus yang menimpa kepala OPD yang terlibat kasus hukum.

Dua Kepala Dinas Kabupaten Gresik Terlibat Korupsi, Ini Pesan Qosim Wakil Bupati Gresik
SURYA/SUGIYONO
Kepala Dinkes Kabupaten Gresik, dr Nurul Dholam, ditahan Penyidik Kejari Gresik atas dugaan korupsi dana kapitasi dari puskesmas-puskesmas, Minggu (9/9/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim, meminta kepada kepala organisasi kepala daerah (OPD) untuk mengambil pelajaran dari kasus yang menimpa kepala OPD yang terlibat kasus hukum.

Secepatnya Bupati Gresik segera menunjuk pelaksana tugas (Pjt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

Mohammad Qosim mengatakan, kepala OPD itu bagian dari Pemkab Gresik, sehingga kepada semua pejabat di Pemkab Gresik untuk mengambil pelajaran dari peristiwa hukum yang menimpa dua kepala dinas.

“Kepada semuanya (pejabat dan PNS red), untuk kita ambil pelajaran peristiwa itu. Jangan sampai kita terperosok pada jurang yang sama ketiga kali,” kata Mohammad Qosim, saat menghadiri acara pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Gresik, di Gedung dewan, Jalan Wachid Hasyim, Selasa (4/12/2018).

Sebanyak 317 Pasangan Nikah Muda Ajukan Perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Mohammad Qosim mencontohkan dua pejabat OPD yang tertangkap Kejaksaan Negeri Gresik akibat dugaan korupsi, yaitu dr Nurul Dholam selaku Kepala Dinas Kesehatan dan Jairuddin mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gresik.

“Belum lagi beberapa kepala desa yang ikut tertangkap penegak hukum,” katanya.

Dari kasus yang menjerat hukum kedua kepala dinas tersebut, Mohammad Qosim mengajak kepada para pejabat dan PNS untuk inspeksi diri terhadap keyakinan terhadap Tuhan.

Perselingkuhan Jadi Biang Kerok Perceraian Suami Istri ASN di Kabupaten Malang

“Sebenarnya ini merupakan pelajaran, bahwa  semua yang kita lakukan itu dilihat oleh Allah. Jangan sampai mempunyai perarasaan bahwa tidak ada yang melihat. Kemanapun, di manapun Allah melihat kita," ujarnya.

"Maka harga matinya, jangan melakukan pelanggaran terhadap hukum. Kalau itu dilakukan pada dasarnya akan ketahuan,” sambungnya.

Dengan pentingnya pelayanan terhadap masyarakat, maka Bupati Gresik akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik yang dipimpin oleh Jairuddin.

Arema FC Minta Sriwijaya FC Transparan Soal Oknum yang Memberi Tawaran Match Fixing Agar Jadi Fitnah

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved